Karena Ini Parpol Berlomba Ingin Jadi Tim Penanganan Covid-19

Karena Ini Parpol Berlomba Ingin Jadi Tim Penanganan Covid-19 - GenPI.co
Ilustrasi petugas kesehatan menunjukkan botol vaksin covid-19 dalam kegiatan pelayanan vaksinasi di Kota Bandung, Jawa Barat. (FOTO: ANTARA/HO-Humas Pemkot Bandung)

GenPI.co -  

Pengamat politik Zaki Mubarak membeberkan alasan partai politik (parpol) yang semangat menangani covid-19. Besarnya anggaran yang digelontorkan dinilai menjadi pemicunya.

"Anggaran yang sangat besar dalam penyediaan vaksin, jelas membuat silau partai-partai politik," ujar Zaki krpada GenPI.co, Rabu (4/8).

BACA JUGA:  Kasus Covid-19 Masih Tinggi, Jusuf Kalla Bawa Kabar Buruk

Akademisi Universitas Esa Unggul itu menyebut ada saling curiga di antara para partai tertentu.

Salah satunya yang mendapatkan tempat strategis, Airlangga Hartarto dari Golkar.

BACA JUGA:  Tips Mudah Atasi Efek Samping Vaksin Covid-19, Tak Perlu Obat

"Karena perannya sangat strategis, yakni ketua covid-19. Tampaknya dia akan mendapat keuntungan dari perputaran dana vaksin dan penanganan pandemi covud-19," jelasnya.

Hal itu membuat PDIP geram karena tidak dilibatkan. Bahkan, tidak hanya PDIP, PKB juga mengkritisi penanganan covid-19 yang elitis atau minim melibatkan partisipasi publik.

BACA JUGA:  Lonjakan Kasus Covid, BOR Rumah Sakit di Pontianak Ditambah

"NU juga telah melakukan kritik terhadap pemerintah karena ormas-ormas tidak dilibatkan," tuturnya.

Tonton video ini:

Berita Selanjutnya
Nusantara