Kasus Harian Covid di Bantul Tambah 666, Warga Dilarang Isoman

Kasus Harian Covid di Bantul Tambah 666, Warga Dilarang Isoman - GenPI.co
Vaksinasi COVID-19 bagi pelaku wisata dan ekonomi kreatif di kawasan wisata Hutan Pinus Mangunan, Kabupaten Bantul, Rabu (28/7). (FOTO: ANTARA/HO-Humas Protokol Pemkab Bantul)

GenPI.co - Kasus konfirmasi positif terinfeksi Covid-19 di Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, dalam sehari bertambah 666 kasus. Tambahan itu membuat total kasus menjadi 44.757 orang.

Satgas Penanggulangan Covid-19 Bantul menyebut tambahan kasus baru tersebut berasal dari Kecamatan Kasihan 121 orang, Sewon 113 orang, Bantul 96 orang, Banguntapan 66 orang, Jetis 48 orang, Pandak 45 orang, dan Pleret 34 orang, serta Pajangan 29 orang.

Selanjutnya dari Imogiri 27 orang, kemudian Bambanglipuro 19 orang, Sanden 17 orang, Kretek 15 orang, Srandakan 14 orang, dan Sedayu 10 orang, sisanya dari Dlingo lima orang, Piyungan empat orang, dan Pundong tiga orang.

BACA JUGA:  Catat! 3.240 Warga Bantul Meninggal Saat Isoman Covid-19

Meski demikian dalam periode yang sama terdapat pasien yang dinyatakan pulih dari Covid-19 sebanyak 479 orang, sehingga total angka kesembuhan di Bantul menjadi 29.535 orang.

Sedangkan kasus konfirmasi Covid-19 yang meninggal dunia pada hari ini tercatat 26 orang, sehingga total kasus kematian di Bantul sebanyak 1.074 orang.

BACA JUGA:  Menteri PUPR ke Bantul, Cek Pembangunan RS Lapangan Covid-19

Dengan perkembangan kasus harian tersebut maka jumlah kasus aktif Covid-19 atau pasien asal Bantul yang masih menjalani karantina maupun isolasi di selter maupun mandiri per hari Rabu (4/8) sebanyak 14.148 orang.

Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih mengatakan guna mencegah penyebaran Covid-19 masyarakat diharapkan konfirmasi positif yang isolasi mandiri di rumah.

BACA JUGA:  Darurat, 130 Pegawai RSUD Bantul Positif Covid-19

Namun rentan menularkan virus corona agar pindah ke selter kabupaten atau desa. Ada selter provinsi, selter kabupaten dan selter desa.

Tonton video ini:

Berita Selanjutnya
Nusantara