Benarkah Habib Rizieq Takut Pulang ke Indonesia? Simak Alasannya

Punggawa Front Pembela Islam (FPI) Habib Muhammad Rizieq Shihab. (Foto: Istimewa)
Punggawa Front Pembela Islam (FPI) Habib Muhammad Rizieq Shihab. (Foto: Istimewa)

GenPI.co - Punggawa Front Pembela Islam (FPI) Muhammad Rizieq Shihab atau dikenal dengan Habib Rizieq telah lama meninggalkan Tanah Air dan tinggal di Arab Saudi. Kepulangannya ke Indonesia menjadi salah satu momen penting bagi Indonesia. 

Pasalnya ia sudah dinanti-nantikan oleh pengikutnya. Pihak kepolisian juga turut menantikan kepulangannya. Memang, kasus dugaan chat mesum yang dialamatkan kepadanya telah di-SP3-kan.  Namun Habib Rizieq kini menghadapi tuduhan lain yakni dugaan makar. ia dilaporkan  ke polisi oleh politikus PDIP Dewi Ambarwati Tanjung dengan tuduhan itu. 

Terbaru, muncul petisi di dunia maya yang ditandantangi oleh ribuan netizien. Mereka menuntut agar pria yang lahir di kawasan Petamburan Jakarta Barat itu sebaiknya tidak pulang saja. Sebab, ia dianggap menjadi salah satu yang menyebabkan tumbulnya banyak pertentangan di masyarakat akibat statemen-statemen yang ia keluarkan sementara berada nun jauh di sana. 

Baca juga:

Kenapa Kajian Ustaz Firanda ditolak di Aceh? 

Serukan Kawal Pemerintahan Jokowi, Habib Rizieq Shihab Melunak? 

Orang Ini Bisa Jadi Ancaman Habib Rizieq Kembali ke Tanah Air 

Pergi meninggalkan tanah air  sejak April 2017, Habib Rizieq agaknya masih betah di Arab Saudi. Melalui video pendek yang tersebar beberapa waktu lalu, Rizieq mengaku belum ingin pulang ke Indonesia dalam waktu dekat karena bukan waktu yang tepat. Menurutnya, hal ini bisa memicu perpecahan antar kelompok. Dengan tetap berada di Arab Saudi, ia tetap berjuang melalui jalur konstitusional.

"Saya pikir kalau kita tidak tepat waktu, nanti bisa terjadi bentrok antardua kelompok anak bangsa ini dan ini bisa mengantarkan kepada pertumpahan darah," ucap Rizieq dalam sebuah video berdurasi 13.04 menit, Senin (28/5).

Lebih lanjut ia menjelaskan saat ini perjuangan Islam melalui langkah konstitusional masih sangat terbuka lebar. Ia tidak ingin kepulangannya justru malah membawa perpecahan bangsa dan merusak perjuangan itu.

Dilansir dari merdeka.com, Ketua Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Ulama Yusuf Muhammad Martak mengungkapkan Rizieq tak bisa pulang karena dicekal Arab Saudi. 

"Dan Habib Rizieq saat ini statusnya dicekal. Tidak bisa keluar dari Saudi Arabia. Visa masih hidup, beliau akan meninggalkan Saudi, keluarganya dibebaskan dari imigrasi. Habib Rizieq dicekal,” ujar Yusuf dalam acara Indonesia Lawyers Club, TVOne, Selasa (18/9).

Sementara politisi PAN Eggi Sudjana menceritakan soal perasaan Rizieq Shihab. Eggi juga hadir dalam acara ILC bersama Haikal Hassan dan Yusuf Muhammad Martak.

"Habib Rizieq itu sudah menderita dalam artian perasaannya. Dituduh pengecut dituduh macem-macem lah, melarikan diri," ucap Eggi.

Eggi juga mengatakan bahwa simpang siur informasi tentang kepulangan Rizieq semakin kuat. Bahkan ia menyebutkan bahwa dari salah satu informasi itu kalau Rizieq akan ditangkap setiba di Indonesia.

Ia menambahkan kalau batalnya Rizieq pulang demi alasan keamanan Pancasila sila ke-3, "Untuk menyelamatkan agar sila ke 3 Pancasila persatuan Indonesia itu," tandas Eggi yang saat ini sudah masuk kurungan dengan tuduhan makar itu.

Simak juga video menarik berikut


Reporter: Hafid Arsyid

Redaktur: Paskalis Yuri Alfred P

RELATED NEWS