Bone Bolango Gorontalo Kini Miliki Kawasan Agrowisata Terpadu

Peresmian kawasan agriwisata terpadu di Duano, Suwawa Tengah, Bone Bolango (foto: Abdul Kadir Pakaya)
Peresmian kawasan agriwisata terpadu di Duano, Suwawa Tengah, Bone Bolango (foto: Abdul Kadir Pakaya)

GenPI.co— Kabupaten Bone Balango, Gorontalo, kini punya kawasan agrowisata terpadu di perbukitan Desa Duano.

Kawasan Agrowisata yang ada di Kecamatan Suwawa Tengah itu diresmikan Wakil Gubernur Gorontalo Idris Rahim dan Bupati Bone Bolango Hamim Pou, Jumat (14/6).

Kawasan agrowisata terpadu ini digagas dan dikembangkan oleh Koperasi Serba Usaha (KSU) Mekar Jaya Indonesia.

Baca juga:

Merintis Wisata Arung Rakit di Bone Bolango

Arung Jeram Rakit Sungai Bone Berhasil Memikat Wisatawan

Hadirnya agrowisata terpadu di wilayahnya disambut gembira Hamim Pou dan masyarakat Bone Bolango. Apalagi agrowisata ini memadukan produk pertanian, buah-buahan, sayuran.

Kawasan ini juga ditanami pepohonan yang jarang ditemukan di Gorontalo, seperti halnya tanaman buah zaitun dan buah tin yang selama ini hanya berada di bukit Sinai ternyata bisa tumbuh di bukit Desa Duano.

Tidak hanya itu, “buah ajaib” atau miracle fruit dari Afrika, sawo Australia, mulberry, stevia, dan kacang makademia juga tumbuh di tempat ini. Selain itu, ada tanaman pohon durian, alpukat.

“Alhamdulillah berkat tangan-tangan dingin pejuang pertanian yang tergabung dalam KSU Mekar Jaya Indonesia, kini tanaman buah yang langkah tersebut kini bisa dijumpai  di Bone Bolango," kata Hamim Pou.

Hamim Pou mengatakan Pemkab Bone Bolango sangat mendukung program agrowisata terpadu ini. Bahkan tahun depan akan menambah sarana dan prasana yang dibutuhkan dan akan memperbaiki akses jalan ke tempat agrowisata pertanian terpadu tersebut.

Ia juga meminta kepada pengurus KSU Mekar Jaya Indonesia dan masyarakat setempat, untuk berkolaborasi mengembangkan tempat itu.

”Silakan kembangkan tempat ini,  kalau boleh spot foto ditambah lagi, begitupun dengan villa ditambah. Saya setuju dengan penggunaan pupuk organik di sini, karena itu adalah branding Kabupaten Bone Bolango,” kata Hamim Pou.

Hamim mengungkapkan, di tempat agrowisata terpadu ini banyak spot menarik, sehingga memikat kaum milenial untuk datang di sini sambil menikmati makanan.

”Jadi keren, agrowisata pertanian terpadu di perbukitan Desa Duano ini akan menjadi destinasi wisata baru di Kabupaten Bone Bolango. Apalagi suasana perbukitan yang asri dan hijau, ditunjang oleh aksesibilitas dan tersedianya sarana penunjang lainnya, menjadi daya tarik bagi para wisatawan untuk berkunjung menikmati keindahan alam di lokasi ini,” tutur Hamim Pou.

Sementara itu, mewakili pemerintah dan masyarakat Kecamatan Suwawa, Camat Suwawa Tengah, Ramlan Adam berharap dalam pengelolaan agrowisata ini agar melibatkan masyarakat setempat sebagai pekerjanya, sehingga diharapkan dapat meningkatkan ekonomi masyarakat di wilayah itu.


Tonton juga video ini:


Redaktur : Linda Teti Cordina

RELATED NEWS

My Trip Story

Oleh:
Mia Kamila
Reporter
Mia Kamila

KULINER