Angka IPM Papua dan Papua Barat Masih Tertinggal Jauh dari Jawa

Angka IPM Papua dan Papua Barat Masih Tertinggal Jauh dari Jawa - GenPI.co
Akademisi kebijakan publik Harry Seldadyo (Foto: Tangkapan layar Bedah Buku Mosaik Cendrawasih: Pembangunan dan Kesejahteraan di Tanah Papua)

GenPI.co - Akademisi kebijakan publik Harry Seldadyo mengatakan bahwa angka indeks pembangunan manusia (IPM) di Papua dan Papua Barat sangat tertinggal jauh.

Data IPM itu juga menggambarkan dengan jelas kesenjangan antardaerah. Pasalnya, IPM Papua pada 2021 adalah 60,62 dan Papua Barat ada di angka 65,26.

“Jawa Barat saja sudah menyentuh 66,15 pada 2010. IPM Jawa Tengah juga sudah 66,08 pada 2010,” ujar Harry Seldadyo dalam Bedah Buku 'Mosaik Cendrawasih: Pembangunan dan Kesejahteraan di Tanah Papua', Senin (29/11).

BACA JUGA:  Suara Lantang IPW soal Bentrokan TNI dan Polri di Papua, Tajam!

Namun, kesenjangan kesejahteraan masyarakat itu ternyata juga terjadi di antardaerah di wilayah Papua dan Papua Barat.

Pasalnya, IPM Kota Sorong sudah mencapai 78,49 dan Kota Jayapura memiliki skor 80,11.

BACA JUGA:  Akademisi Sebut Masalah Pembangunan di Papua Sangat Kompleks

“Skor yang dimiliki Kota Jayapura itu mendekati angka IPM DKI Jakarta. Jadi, masalah kesejahteraan di Tanah Papua yang harus dihadapi sebenarnya lebih kompleks dari bayangan kita,” ungkapnya.

Harry mengatakan bahwa kompleksitas dalam menghadapi masalah kesejahteraan di Papua dan Papua Barat layaknya sebuah mosaik.

BACA JUGA:  Janji Jenderal Andika Perkasa soal Papua Luar Biasa, Jangan Kaget

Menurut Harry, selama ini pembangunan di Papua dan Papua Barat berfokus pada pengembangan kapabilitas masyarakat.

Tonton video ini:

Berita Selanjutnya