Epidemiolog: Indonesia Tak Usah Tutup Akses untuk Hindari Omicron

Epidemiolog: Indonesia Tak Usah Tutup Akses untuk Hindari Omicron - GenPI.co
Seorang Epidemiolog mengungkapkan bahwa Indonesia tak usah tutup akses untuk hindari Omicron. (Foto: Antara/Reruters)

GenPI.co - Epidemiolog Dicky Budiman tidak setuju dengan adanya penutupan border dan menutup akses pengunjung dari negara Afrika.

Menurutnya, penutupan itu malah merugikan Indonesia dan negara-negara lainnya.

“Menutup akses hanya merugikan ekonomi dunia,” ucap Dicky kepada GenPI.co, Selasa (30/11).

BACA JUGA:  Omicron Bikin Gelisah, Instruksi Megawati Tak Bisa Dibantah

Akademisi dari Centre for Environmental and Population Health Griffith University Australia mengatakan, penutupan pintu masuk dari ke negara lain, terutama Afrika tidak ada keuntungannya.

“Tidak ada efektivitasnya, dan hanya memberi waktu saja, untuk bersiap-siap,” katanya.

BACA JUGA:  Varian Omicron 500 Persen Lebih Menular, 16 Negara Gelagapan

Namun, hal itu tidak bisa dilakukan dalam waktu yang cukup lama. Sebab, negara-negara yang perekonomiannya tidak stabil justru akan rugi sendiri.

“Kecuali China yang perekonomiannya kuat,” bebernya.

BACA JUGA:  Ngerinya Pengakuan CEO Moderna, Omicron Bikin Dunia Ketar-ketir

Jika Indonesia menutup pintu penerbangan, artinya tidak bisa berkolaborasi dengan negara lain dalam menghadapi pandemic covid-19.

Tonton video ini:

Berita Selanjutnya