Jamaah Haji Diimbau Tidak Membawa Uang Berlebihan

Jamaah calon haji asal indonesia mulai berdatangan di Arab Saudi (Foto: Kementerian Agama)
Jamaah calon haji asal indonesia mulai berdatangan di Arab Saudi (Foto: Kementerian Agama)

GenPI.co - Jamaah haji Indonesia mulai berdatangan di kota Madinah Munawarah, selama 8 - 9 hari sejak kedatangan, mereka mulai melaksanakan Salat Arbain di Masjid Nabawi.

Menurut Kepala Daerah Kerja Madinah Akhmad Jauhari yang dirilis Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Gorontalo mengatakan jamaah yang hendak beribadah ke Masjid Nabawi agar tidak membawa uang dalam jumlah berlebihan. 

"Sebelum jamaah tiba kita sudah melakukan sosialisasi bagaimana jamaah bisa melakukan pengamanan diri. menjaga barang secara mandiri. Jangan  beranggapan di tanah suci tidak ada praktik kejahatan " kata Akhmad Jauhari, Jumat (12/7).

Baca juga:

Berawal dari Genjot 'Semangat', Penarik Becak Ini Bisa Naik Haji 

Bandara Djalaludin Bakal Jadi Embarkasi Haji Penuh 

"Yang namanya kejahatan itu di mana pun ada, termasuk di Masjid Nabawi, apalagi di tengah kerumunan orang banyak, potensi itu selalu ada," ujar Akhmad Jauhari.

Ia juga mengimbau jamaah agar tidak mudah percaya kepada orang yang belum dikenal, kecuali petugas dibekali dengan seragam, baju, rompi, topi, dan menggunakan tanda pengenal (id card).

"Atribut id card ini harus selalu melekat di petugas, kalau ada orang yang memakai pakaian seragam tapi tidak pakai atribut perlu diwaspadai," tutur Akhmad Jauhari.

Menurutnya, tanda pengenal menjadi pelengkap yang mutlak bagi petugas haji karena melalui tanda pengenal, jamaah dapat mengenali bahwa yang bersangkutan adalah petugas yang tergabung dalam Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi 1440H/ 2019M.

Jamaah juga diimbau agar selalu waspada ketika ada seseorang menawarkan jasa penitipan barang dan disarankan tidak keluar hotel sendirian.

"Ketika sendirian, akan menjadi sasaran orang-orang yang akan melakukan niat jahat," imbuhnya.

Begitu juga dengan perhiasan, ia mengimbau jemaah haji agar tidak menggunakan perhiasan yang mengundang terjadinya kejahatan.

"Lebih baik, perhiasannya disimpan saja," kata Akhmad Jauhari.

Simak juga video menarik berikut


RELATED NEWS

My Trip Story

Oleh:
Hafid Arsyid
Reporter
Hafid Arsyid

KULINER