Mengintip Keceriaan Anak Suku Bajau Menanam Mangrove

Keceriaan anak-anak Suku Bajau yang menanam mangrove di desanya, Torosiaje Jaya. (Foto: Nurain Lapolo)
Keceriaan anak-anak Suku Bajau yang menanam mangrove di desanya, Torosiaje Jaya. (Foto: Nurain Lapolo)

GenPI.co – Wajah riang dan gembira terpancar dari wajah-wajah polos anak-anak Suku Bajau di Pesisir Desa Torosiaje Jaya Kecamatan Popayato Kabupaten Pohuwato. Terik matahari yang mulai menghangat tidak mereka hiraukan.

Dunia anak adalah dunia bermain yang menggembirakan, apalagi angin timur yang membawa uap air dan kelembaban bertiup semakin memanjakan mereka yang meluapkan keceriaan di tepi pantai. Genap sudah mereka melupakan hiruk pikuknya dunia dan asyik dengan bibit-bibit mangrove yang mereka semai di sebuah lokasi pembibitan.

“Anak-anak ini ikut membantu orang tuanya melakukan penyemaian bibit mangrove di lokasi pembibitan yang jaraknya tidak jauh dari tempat tinggal mereka, tentunya dengan segala keceroiaan yang menjadi milik mereka,” kata Nurain Lapolo, Direktur Jaring Pengelolaan Sumber Daya Alam (Japesda) Gorontalo, Senin (15/7).

Baca juga:

Gempa Bumi 3,8 Magnitudo Guncang Gorontalo 

Kapal Berbendera Panama Menabrak Crane di Tanjung Emas Semarang 

Relawan Japesda memang mengajak mereka bermain di kawasan ini sambil menunjukkan bagaimana cara mereka menanam, mengenalkan jenis mangrove dan sesekali bercanda dengan tanah dan air yang mereka pegang.


Nurain menjelaskan pembibitan mangrove ini adalah bagian dari kegiatan sebelumnya. Saat ini pembibitan mangrove jenis Ceriops tagal sejumlah 2.000 bibit, setelah pembibitan tahap I yang dilakukan pada bulan Maret lalu sejumlah 3420 bibit terdiri dari jenis Rhizophora mucronata sebanyak 2.394 bibit dan Rhizophora stylosa sebanyak 1.026 bibit.


RELATED NEWS