BPS: Rokok Bikin Penduduk Kepri Jadi Miskin

BPS (Badan Pusat Statisktik) mencatat bahwa rokok menjadi salah satu komoditas yang membuat warga Kepri menjadi miskin.
BPS (Badan Pusat Statisktik) mencatat bahwa rokok menjadi salah satu komoditas yang membuat warga Kepri menjadi miskin.

GenPI.co — Badan Pusat Statistik (BPS) Kepri (Kepulauan Riau) telah merilis tingkat kemiskinan pada bulan Maret 2019, dan memiliki kesimpulan rokok menjadi salah satu komoditas yang menyebabkan penduduk Kepri miskin. Sumbangan Garis Kemiskinan Makanan masih menjadi dominan terhadap Garis Kemiskinan pada Maret 2019, tercatat sebesar 66,66 persen. Kondisi ini tidak jauh berbeda dengan kondisi September 2018 yaitu sebesar 66,83 persen, salah satu penyebabnya adalah rokok.

Kepala BPS Kepri, Zulkifli menuturkan rokok kretek filter memberikan sumbangan terbesar ke-2 terhadap GK yang mencapai 8,66 persen di perkotaan dan 10,83 persen di perdesaan.

“Rokok menjadi penyebab kedua kemiskinan di Kepri. Yang pertama disebabkan oleh beras sebesar 15,61 persen di perkotaan dan 23,48 persen di perdesaan.” jelas zulkifli.

Zulkifli mengatakan pada Maret 2019, komoditi makanan memberikan sumbangan terbesar pada GK, baik di perkotaan maupun di perdesaan. Yang pada umumnya besar persentase hampir sama. Peranan komoditi makanan pun jauh lebih besar dibandingkan peranan komoditi bukan makanan seperti perumahan, sandang, pendidikan, dan kesehatan.

Selama periode September 2018-Maret 2019, Garis Kemiskinan naik sebesar 4,59 persen, yaitu dari Rp 567.972,- per kapita per bulan pada September 2018 menjadi Rp 594.059,- per kapita per bulan di bulan Maret 2019.

Redaktur : Maulin Nastria

RELATED NEWS

My Trip Story

Oleh:
Yasserina Rawie
Reporter
Yasserina Rawie

KULINER