Cerita Horor : Perempuan Pucat di Kamar Mayat RS di Salemba

Rumah sakit di Salemba itu menyimpan kenangan yang selalu membuatku merasa ketakutan (Foto : Istimewa)
Rumah sakit di Salemba itu menyimpan kenangan yang selalu membuatku merasa ketakutan (Foto : Istimewa)

GenPI.co - Sebagai seorang jurnalis baru dan pertama kali bekerja di media cetak nasional, hatiku sangat gembira. Lulus dari kuliah jurusan komunikasi, menjadi wartawan memang idamanku sejak lama.

Namanya anak baru, aku harus bersiap ditempatkan di bidang mana saja. Termasuk yang receh-receh. Tapi ini buatku tak receh sebab membutuhkan nyali besar. Laporan kecelakaan dan aku ditaruh (bahasa kerennya, nge-pos) di sebuah rumah sakit di Salemba, Jakarta Timur.

Baca juga :

Kapok, PRT Main Dukun Santet Dibongkar Majikannya Sendiri

Cerita Horor : Sosok Berwajah Terbalik di Foto Reuni SMA Istriku

Cerita Horor : Kisah Lahan Angker Mencari Tuan di Bekasi

Mungkin rumah sakit itu sekarang beda dengan zaman dulu. Kini sudah dibangun dan jadi luas banget. Fasilitas lebih lengkap luar biasa. Beda di tahun 1994. 


Di rumah sakit tersebut aku kebagian menulis korban-korban kecelakaan, lalu memuatnya di koran sebagai pemberitahuan bagi masyarakat. Barangkali ada yang belum mendapat kabar dari sanak saudaranya yang tengah dalam perjalanan, bisa jadi dia mengalami kecelakaan. Satu-satunya yang diandalkan untuk mencari tahu adalah koran dan bukan Whatsapp lantaran yang memiliki hape baru segelintir orang. Itu pun hape yang cuma bisa telepon, SMS, serta main game ular.


RELATED NEWS

Berita Tentang Baca Buku Terbaru dan Terkini Hari ini


KULINER