Beda Gardu, 2 Kampung Tetanggaan di Bekasi Beda Jam Nyala Listrik

Beda Gardu, 2 Kampung Tetanggaan di Bekasi Beda Jam Nyala Listrik - GenPI.co
Mati lampu di Bekasi unik, 2 kampung berdekatan ada waktu nyala yang berbeda (Foto : Ilustrasi Mati Lampu/Istimewa)

GenPI.co - 19 Gardu Induk Tegangan Extra Tinggi (GITET) sudah menyala, tepat pukul 21.00 WIB. Minggu, (4/8).  Pelaksana Tugas Sementara PLN Sripeni Inten Cahyani menyampaikan proses pemulihan mati lampu masih belum serentak, dan sementara sedang diupayakan kembali normal "Proses pemulihan terus  dilakukan, memang tidak bisa secara serentak langsung menyala, namun secara bertahap penormalan terus diupayakan dengan maksimal," terangnya dalam surat yang diterima GenPI.co.

19 GITET tersebut dengan rincian 17 GITET sudah bertegangan dan 2 GITET masih dalam proses pemulihan. GITET yang masih belum menyala hingga kini antara lain Kembangan, GITET Lestari Banten Energi, GITET Jawa 7, GITET Suralaya Baru.

Baca juga :

Mati Lampu, Warga Bekasi Antre Isi Air Galon untuk Mandi dan BAB

PLN Pastikan Penyebab Mati Lampu Tuntas Pukul 00.00 WIB

Listrik Padam Jawa-Bali, Ini Penyebab Mati Lampu

Di wilayah Bekasi sendiri tercatat beberapa tempat sudah menyala, antara lain wilayah dekat Jati Sampurna, Jatirangga, Kranggan, Jatiasih, Jati Bening, Harapan Indah, Pekayon, Rawa Lumbu, dan sebagian Bantar Gebang. 

Namun anehnya, dari pantauan GenPI.co, sebagian wilayah Jatiasih ada juga yang belum nyala, padahal jaraknya tak sampai satu kilometer. Di Kampung Bulak, Jatiasih misalnya, listrik sudah menyala. Namun di wilayah Kampung Jaha yang berseberangan, berjarak kurang lebih 350 meter, ternyata masih mati lampu. Diketahui pasokan listrik dua wilayah ini dari gardu yang berbeda. Rentang waktu menyala antar wilayah, menurut Cahyani yakni satu jam.

Berita Selanjutnya
Nusantara