TMP Kalibata Penuh, Jokowi Minta Lebih Selektif Beri Tanda Jasa

Wakil Ketua Dewan Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan Negara, Jimly Asshiddiqie diingatkan untuk lebih selektif membawa bekal makan dan minum.
Wakil Ketua Dewan Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan Negara, Jimly Asshiddiqie diingatkan untuk lebih selektif membawa bekal makan dan minum.

GenPI.co Bermula dari memberikan laporan terkait Taman Makam Pahlawan Kalibata yang sudah penuh, kepada Presiden Jokowi (Joko Widodo), Wakil Ketua Dewan Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan Negara, Jimly Asshiddiqie diingatkan untuk lebih selektif dalam memberikan penganugerahan gelar maupun tanda jasa.
Tak hanya kepada Jimly, Jokowi juga menyampaikan ini di depan Ryamizard Ryacudu selaku ketua Dewan Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan Negara. 

Jimly mengatakan, daya tampung TMP Kalibata sebanyak yakni 10.939 makam. Sementara pada saat ini sudah ada 10.015 orang dimakamkan di TMP Kalibata.

Bila Jokowi mengatakan untuk lebih selektif dalam memberi tanda jasa, namun bagi Jimly, pemerintah harus mulai memikirkan alternatif TMP baru. Ia pun mengusulkan TMP baru nantinya tetap berada di ibu kota dan dikelola oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. 

Baca juga:

Megawati dan SBY Salaman di TMP Kalibata, Ini yang Dibicarakan

loading...

Yes Durian Ucok Medan Bisa dijumpai di Kalibata, Jakarta Selatan

Menurut Jimly, tokoh yang nantinya mendapatkan tanda jasa maupun gelar kehormatan haruslah seseorang yang memiliki nilai lebih atas tugas jabatannya. 

"Bukan karena jabatan seseorang dia diberi penghargaan tapi karena dia telah bekerja mengabdi beyond the call of the duty. Jadi lebih dari tugas formalnya sebagai pejabat," kata dia. 


Redaktur : Maulin Nastria

BERITA LAINNYA

TANYA AHLI

Berita Tentang Ootd Terbaru dan Terkini Hari ini


PARENTING