SMPN 5 Tanjungpinang Sekolah Pertama Tak Gunakan Sedotan Plastik

SMPN 5 Tanjungpinang pelopor sekaligus contoh gerakan pengurangan sampah di Kota Gurindam yang larang penggunaan sedotan plastik dan beralih ke sedotan bambu. (foto: Yayasan Ecology)
SMPN 5 Tanjungpinang pelopor sekaligus contoh gerakan pengurangan sampah di Kota Gurindam yang larang penggunaan sedotan plastik dan beralih ke sedotan bambu. (foto: Yayasan Ecology)

GenPI.co— Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 5 Tanjungpinang jadi pelopor sekaligus menjadi contoh gerakan pengurangan sampah di Kota Gurindam.

Sekolah ini menjadi yang pertama menggunakan konsep pencanangan pengurangan sampah yakni larangan menggunakan sedotan plastik, dan menggantinya dengan sedotan bambu dari Yayasan Ecology.

Kepala Sekolah SMPN 5 Tanjungpinang, Yulismar mengatakan kebijakan langkah tersebut sudah diberlakukan dari setahun yang lalu. Sebab, guru-guru pun tidak suka banyak sampah yang berserakan di lingkungan sekolahnya. Untuk mendukung kebijakan itu, pihak sekolah melarang kantin menjual atau menyediakan sedotan plastik.

Baca juga:

Kanada Tak Lagi Pakai Sedotan Plastik pada 2021

Hindari Minum dengan Sedotan Plastik

“Salah satu misi sekolah kami yaitu pengelolaan sampah, termasuk salah satu kebijakan saya adalah, memberhentikan penggunaan sedotan plastik sekali pakai. Ini juga sekaligus edukasi kepada siswa,” jelasnya.


Ketua Yayasan Ecology, Tri Armanto sangat mengapresiasi kegiatan yang telah dilakukan oleh SMPN 5  Tanjungpinang, yang sangat peduli terhadap timbunan sampah yang bersumber dari plastik sekali pakai di Kota Tanjungpinang.


Redaktur : Linda Teti Cordina

RELATED NEWS