Pegiat Lingkungan Lakukan Ini di Festival Burung Migran 2019

Pesona burung migran yang menjadi ikon Danau Limboto. Burung migran juga menjadi daya tarik wisata yang kuat di Gorontalo.
Pesona burung migran yang menjadi ikon Danau Limboto. Burung migran juga menjadi daya tarik wisata yang kuat di Gorontalo.

GenPI.co – Setiap tahun para penggiat lingkungan di Provinsi Gorontalo menggelar Festival Burung Migran, mereka membuat beragam kegiatan selama bulan Agustus hingga September.

Festival Burung Migran ini untuk menyebarluaskan informasi pentingnya pengelolaan lingkungan agar habitat burung migran tetap lestari dan bermanfaat Lingkungan bagi kehidupan manusia.

Baca juga:

Gorontalo-Jepang Kerjasama Pemberdayaan Masyarakat Danau Limboto

Gojek Gorontalo akan Gelar Upacara HUT RI Di Danau Limboto

Kegiatan yang setiap tahun dilakukan adalah edukasi ke sekolah di pinggir Danau Limboto, pengamatan burung (birdwatching), media trip hingga pameran foto dan diskusi.

“Tahun ini kami fokus pada penyebarluasan informasi melalui media sosial, pengamatan burung dan mengajak para jurnalis memahami habitat burung di Danau Limboto,” kata Ajeng Mawaddah, Duta Burung. Kamis (15/8/2019).

Ajeng meminta semua pihak untuk menjaga dan melestarikan kawasan Danau Limboto, mulai dari hulu yang berada di daerah aliran sungai sebagai kawasan tangkapan air hingga badan danau.

Edukasi melalui media sosial ini dianggap penting karena menyasar banyak orang terutama kaum milenial yang belum memahami Danau Limboto yang menjadi habitat penting burung migran di jalur terbang Asia Timur Asutralasia.

“Danau Limboto salah satu lokasi persinggahan penting burung migran. Kedidi leher merah adalah salah satu pengguna jasa lingkungan rutin di sana,” kata Ragil Satriyo Gumilang, staf Wetlands International Indonesia.

Ragil menambahkan pengelolaan danau yang baik, seharusnya menjadi salah satu manifestasi perlindungan burung-burung migran di Danau Limboto.

Ancaman burung migran saat ini adalah perubahan habitat dan perburuan yang masih masif dilakukan oleh orang yang tidak bertanggung jawab.

Kalian wajib tonton video yang satu ini:

Redaktur : Linda Teti Cordina

RELATED NEWS

My Trip Story

Oleh:
Yasserina Rawie
Reporter
Yasserina Rawie

KULINER