Mengenang Kisah Heroik Pejuang Palembang Pertahankan Kemerdekaan

Monumen Perjuangan Rakyat (foto: Robby Sunata)
Monumen Perjuangan Rakyat (foto: Robby Sunata)

Perang hari kedua berlangsung makin seru, posisi brigade gajah merah di RS Charitas dan pasukan Belanda di Bagus Kuning terkepung oleh TRI dan Laskar. Pasukan TRI dari Prabumulih tiba dan langsung menganbil posisi di sekitar RS Charitas. 

Pasukan lapis baja Belanda yang hendak membantu berhasil dihadang dan dipukul mundur oleh TRI dan Laskar di sekitar pasar Lingkis (kini eks-pasar Cinde).

Hasil positif muncul di hari ketiga. Pasukan TRI di sisi selatan sungai Musi berhasil merebut kilang minyak kecil di Bagus kuning. 

Senjata api rakitan yang biasa dipergunakan untuk menembak hewan liar membuat pasukan Belanda kocar kacir. Pemimpin militer Belanda Kolonel Mollinger murka, dia memerintahkan serangan udara dan laut kepada pasukan TRI yang berada di Bagus Kuning.

Pasukan itu akhirnya mundur dibawah gempuran artileri kapal perang dan tembakan pesawat tempur Belanda pada keesokan harinya. 

loading...

Namun berita gembira keberhasilan itu telah menyemangati pasukan TRI dan laskar di sisi utara sungai Musi. Mereka berhasil kembali memukul mundur pasukan lapis baja yang diikuti truk militer Belanda yang berusaha membuka jalur antara Benteng Kuto Besak dan RS Charitas, kali ini melalui perang jarak dekat, sangking dekatnya seorang anggota laskar bisa berlari naik ke atas tank dan memasukkan bom molotov ke dalam moncong tank. Si anggita laskar tentu saja tewas seketika, namun pasukan Belanda akhirnya mundur. Diganti oleh serangan udara dan laut ke arah berbagai posisi TRI dan laskar di kota Palembang.

Kabar besar datang di hari keempat. Setelah serangan udara berhenti, pasukan TRI yang telah mengurung pasukan Gajah Merah selama empat hari berhasil membuat mereka kehabisan peluru. 

Belanda yang mungkin tidak mengira pertempuran akan sesengit dan selama itu tidak lagi memiliki amunisi, dan tidak bisa mengambil amunisi tambahan di gudang yang berada di gedung berbeda. 


Reporter : Robby Sunata

Redaktur : Linda Teti Cordina

BERITA LAINNYA

TANYA AHLI

Berita Tentang Before After Terbaru dan Terkini Hari ini


PARENTING