Pameran di Jepang, KKP Raup Nilai Ekspor Ikan USD 42,62 Juta

Ilustrasi - Total nilai ekspor produk perikanan Indonesia pada tahun 2018 mencapai USD4,86 miliar. Jepang merupakan mitra dagang utama kedua setelah AS. (Sumber foto: Antaranews)
Ilustrasi - Total nilai ekspor produk perikanan Indonesia pada tahun 2018 mencapai USD4,86 miliar. Jepang merupakan mitra dagang utama kedua setelah AS. (Sumber foto: Antaranews)

GenPI.co — Untuk ketiga kalinya, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) ikut serta dalam Japan International Seafood and Technology Expo (JISTE) yang berlangsung pada 21 – 23 Agustus 2019 di Tokyo Big Sight, Jepang.  

Pada pameran JISTE kali ini, KKP mengikutsertakan 8 eksportir yang bergabung dalam Paviliun Indonesia seluas 84 m2 di South Hall 2 Booth No. BG-12. Selama pameran, eksportir Indonesia menampilkan beragam produk perikanan antara lain fresh dan frozen tuna; preecooked, smoked dan canned tuna; value added shrimp dan tilapia; patsteurized clams, crabs dan shrimps; serta unagi kabayaki. 

Direktur Pemasaran, Direktorat Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (PDSPKP) KKP, Machmud, mengatakan bahwa keikutsertaan Indonesia pada pameran JISTE bertujuan untuk meningkatkan ekspor produk perikanan ke pasar Jepang dan membuka peluang baru ekspor produk perikanan Indonesia di pasar internasional.  

“Jepang merupakan mitra dagang utama kedua sebagai negara tujuan ekspor produk perikanan Indonesia setelah Amerika Serikat (AS) dengan nilai USD676,58 juta atau 13,92% dari total nilai ekspor perikanan Indonesia tahun 2018,” ujar Machmud dikutip siaran pers Kementerian Kelautan dan Perikanan, Selasa (27/8).

Keikutsertaan KKP dalam JISTE selama tiga hari ini telah menghasilkan nilai potensi transaksi sebesar USD 42,62 juta. Angka ini meningkat 14,67% dibandingkan nilai potensi transaksi pada pameran tahun sebelumnya.

loading...

Produk yang diminati para buyers antara lain udang jenis windu dan vaname, tuna segar dan beku, gurita, produk olahan berbasis surimi, dan unagi kabayaki. Para buyers berasal dari Jepang, AS, China, Mexico, Taiwan dan Oman.

Sebagai informasi, total nilai ekspor produk perikanan Indonesia pada tahun 2018 mencapai USD4,86 miliar. Jepang merupakan mitra dagang utama kedua setelah AS (USD1.876,9 juta) dengan nilai ekspor USD676,58 juta atau 13,92% dari total nilai ekspor perikanan Indonesia tahun 2018.

Sementara itu, tujuan utama pasar produk perikanan Indonesia lainnya ialah Tiongkok (USD675,9 juta), ASEAN (USD520,1 juta), dan Uni Eropa (USD382,7 juta USD). 


Reporter : Hafid Arsyid

Redaktur : Maulin Nastria

BERITA LAINNYA

TANYA AHLI

Berita Tentang Baca Buku Terbaru dan Terkini Hari ini


PARENTING