Kamu Susah BAB Saat Traveling? Tenang, Itu Wajar! Ini Alasannya

 Saat sedang traveling kamu menjadi sangat jarang BAB, bahkan bagi mereka yang setiap hari BAB frekuensinya menjadi berkurang jauh selama traveling.
Saat sedang traveling kamu menjadi sangat jarang BAB, bahkan bagi mereka yang setiap hari BAB frekuensinya menjadi berkurang jauh selama traveling.

GenPI.co — Traveler, apakah kamu tim yang susah BAB alias buang air besar saat sedan traveling? Dalam waktu yang panjang adalah kegiatan yang menyenangkan, kita dapat bepergian melihat berbagai hal yang menarik perhatian.

Namun kamu mungkin pernah memerhatikan bahwa saat sedang traveling kamu menjadi sangat jarang BAB, bahkan bagi mereka yang setiap hari BAB frekuensinya menjadi berkurang jauh selama traveling.

Sebenarnya itu bagus dalam jangka pendek karena jadwal jalan-jalanmu tidak terganggu, namun bila terlalu lama malah akan menyebabkan sembelit. Namun tenang, itu ternyata adalah hal yang normal dan ada penjelasannya. 

Psikologi

“Saat orang membawa perutnya ke tempat asing yang bukan wilayah biasa mereka, mereka biasanya merasa tidak nyaman.” Ujar ahli Gastroenterologis Dr. Lawrence Brandt.

Profesor Kedokteran dan Bedah dari sekolah Kedokteran Albert Einstein ini menjelaskan saat seorang traveling dengan naik pesawat, kereta, atau mobil ke tempat yang jauh mereka akan bertemu dengan lingkungan yang berbeda yang membuat mereka merasa tidak nyaman untuk buang air besar. Kondisi psikologis ini mengirim pesan ke perut untuk menahan diri dari buang air besar. 

Reporter : Robby Sunata

Redaktur : Maulin Nastria

RELATED NEWS