Stories: Share your traveling moment!

Nunukan Dieksplorasi dalam BTDUR 2018

 Pantai Batulamampu, Pulau Sebatik, Nunukan (Foto: Instagram/@wewendeh)
Pantai Batulamampu, Pulau Sebatik, Nunukan (Foto: Instagram/@wewendeh)

Daerah Nunukan di Kalimantan Utara menyimpan kekayaan alam dan budaya. Eksotisnya bumi Nunukan dieksplorasi oleh 40 yachter, Senin (27/8).

Para pelayar itu berasal dari 7 negara. Mereka menghadiri kegiatan Back To Down Under Rally (BTDUR) 2018. Event kali ini merupakan rangkaian Wonderful Sail To Indonesia 2018 yang terdiri dari 5 reli layar dunia yang diinisiasi Kementerian Pariwisata.

Para yachter itu berasal dari Australia, New Zealand, Inggris, USA, Belanda,  Malaysia, dan Singapura. Tiba di Nunukan, mereka langsung mengeksplorasi tempat wisata. Mulai dari mengunjungi sentra budidaya rumput laut, berburu kuliner, hingga mengunjungi Tugu Dwikora serta menikmati atraksi budaya.

Asisten Deputi Pemasaran 1 Regional II Kementerian Pariwisata, Sumarni mengatakan, kunjungan para yachter ini merupakan momentum untuk mempromosikan pariwisata Nunukan ke internasional.

“Karena lama tinggalnya hingga 4 bulan, spending money wisatawan kapal yacht ini jauh lebih besar dibanding wisatawan biasa,” ungkap Sumarni, Senin (27/8).

Terpisah, Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kabupaten Nunukan Syafarudin menyambut gembira rally kapal yacht ke Nunukan. Menurutnya, kedatangan kapal-kapal berbendera asing tersebut merupakan kesempatan emas bagi Nunukan mempromosikan potensi daerah.

“Ini kesempatan, bagaimana kami mempromosikan potensi daerah ini agar lebih dikenal, juga progres realisasi kunjungan wisman di Nunukan,” ungkap Syafarudin saat menerima rombongan peserta Back To Down Under Rally 2018 yang berlabuh di Dermaga PLBL Liem Hie Djung, Kabupaten Nunukan.

Syafarudin berharap, Back to down under Rally menjadi agenda kunjungan tahunan untuk menarik lebih banyak lagi wisman ke Nunukan, khususnya wisata bahari.

BTDUR 2018 ini menyinggahi sebelas destinasi wisata bahari melalui entry port Nunukan pada tanggal 26 Agustus 2018, selanjutnya menuju Berau, Toli-Toli, Buol, Soronde, Manado, Bitung, Jailolo, Ternate, Labuha dan berakhir di Namlea pada 10 Oktober 2018

Redaktur: Paskalis Yuri Alfred P



RELATED NEWS

KULINER

My Trip Story

Oleh:
Anggi Agustiani
Reporter