75 Ribu Orang Goyang Mopobibi Catat Rekor MURI

Seluruh pelataran kantor, lapangan, jalan dan tanah lapang menjadi lokasi ribuan orang untuk menari Mopobibi dalam rangka Festival Pesona Danau Limboto. (Foto Benazir)
Seluruh pelataran kantor, lapangan, jalan dan tanah lapang menjadi lokasi ribuan orang untuk menari Mopobibi dalam rangka Festival Pesona Danau Limboto. (Foto Benazir)

GenPI.co  – Goyang mopobibi atau dalam bahasa Indonesia disebut dengan goyang memperlihatkan atau mempromosikan mencatatkan rekor dunia dari MURI (Museum Rekor Indonesia). Pencatatan rekor MURI berlangsung di seputaran Menara Pakaya, Kecamatan Limboto, Kabupaten Gorontalo, Minggu (22/9).

Peserta goyang mopobibi sebanyak  75 ribu yang tersebar di 109 titik lokasi di seputaran Menara Pakaya, dipandu dengan lagu yang disiarkan langsung oleh Radio Polyama dengan menggunakan 23 bentor sebagai audio acara tersebut.

Kegiatan goyang mopobibi merupakan salah satu rangkaian acara Festival Pesona Danau Limboto dari Pemerintah Kabupaten Gorontalo, untuk mempromosikan destinasi wisata yang ada di Kabupaten Gorontalo.

BACA JUGA: Gorontalo Genjot Kunjungan Wisatawan Mancanegara

“Dalam goyang mopobibi ini ada semangat membangun, semangat bersatu dan semangat untuk terus mendorong SDM kita lebih hebat, “ kata Bupati Gorontalo, Nelson Pomalingo.

Ia menambahkan, dalam goyang ini juga terdapat semangat untuk mempromosikan daerah Gorontalo, ada kebanggaan, kesehatan dan seni.

Nelson berharap agar semangat tersebut harus ditularkan kepada seluruh rakyat Gorontalo khususnya dan masyarakat Indonesia pada umumnya.


Di tempat yang sama, Andre, dari pihak MURI menjelaskan, MURI menjadi saksi atas sebuah pencatatan rekor baru yang belum pernah dicatatkan oleh MURI.


Redaktur : Cahaya

RELATED NEWS