Bule Denmark Merusak Pelinggih Dewa di Bali, Lihat Akibatnya…

Aksi bule Denmark terekam kamera CCTV saat merusak pelinggih milik Ni Luh Sukerasih di Lovina. Foto: Istimewa/Radar Bali
Aksi bule Denmark terekam kamera CCTV saat merusak pelinggih milik Ni Luh Sukerasih di Lovina. Foto: Istimewa/Radar Bali

GenPI.co - Seorang warga negara asing (WNA) asal Denmark Lars Christensen (52), diduga melakukan perusakan terhadap pelinggih di kawasan wisata Lovina. Peristiwa perusakan itu pun telah dilaporkan ke polisi, karena dianggap sudah melecehkan simbol-simbol agama.

Peristiwa perusakan itu dilakukan di rumah milik Ni Luh Sukerasih (44), warga Banjar Dinas Kalibukbuk, Desa Kalibukbuk, Buleleng, Bali.

Peristiwa berawal saat Lars bersama teman wanitanya yang berinisial RD, menyerobot masuk ke rumah Sukerasih, pada Selasa (16/10) lalu.

Sebelumnya, Sukerasih dan Lars memang punya permasalahan tersendiri. Saat di dalam rumah itu, Lars sempat merusak dua pelinggih.

Masing-masing pelinggih Dewa Ganesha dan pelinggih penunggun karang. Dari rekaman video yang diterima Radar Bali, Lars melakukan perusakan dengan cara menendang pelinggih.

Ia bahkan sempat tertawa lebar, setelah pelinggih jatuh. Selain itu sejumlah hiasan pelinggih seperti wastra dan pajeng dibuang di kolam.

BACA JUGA: Fakta Penggandaan Uang Dimas Kanjeng dan Padepokannya, Ngeri!


Saat perusakan terjadi, Sukerasih tengah berada di rumah saudaranya di Desa Kaliasem. Begitu mendapat informasi pelinggih dirusak dari tetangganya, Sukerasih bergegas pulang dan mendapati pelinggihnya sudah roboh.


Redaktur : Tommy Ardyan

RELATED NEWS

Berita Tentang I Dont Hate Monday Terbaru dan Terkini Hari ini

KULINER