Kain Tenun Sumba Tampil Mendunia di Milan Fashion Week

Kain tenun Sumba tampil mendunia di Milan Fashion Week lewat karya designer Indonesia Adinda Moeda
Kain tenun Sumba tampil mendunia di Milan Fashion Week lewat karya designer Indonesia Adinda Moeda

Indonesia memiliki beragam kekayaan budaya yang bisa diaplikasikan ke dalam fashion. Diantaranya adalah tenun Sumba dari Nusa Tenggara Timur ( NTT ). Keindahan kain khas NTT ini pun memikat hati designer kenamaan Indonesia Adinda Moeda. 

Dirinya kemudian terinspirasi untuk membawa  keindahan tenun sumba mendunia, melalui ajang Milan Fashion Week Spring/Summer 2019 di Principe di Savoia, Piazza Della Republica, Milan, Jumat (21/9/2018).

Kain Tenun Sumba Timur pun tampil elok di Milan Fashion Week, tenun itu terbuat dari benang-benang kapas yang di tenun dengan tangan. Kain itu di tenun dengan penuh cinta oleh para wanita penenun disana. Tujuannya mengikuti ajang Milan Fashion Week ini, untuk melestarikan warisan leluhur. 

“Awalnya saya hobi mengoleksi kain NTT, saya melihat bukan hanya potensi besar bisnis, namun juga manfaat yang akan dirasakan pengrajin/penenun daerah saya” Ujar Adinda.

Dalam Milan Fashion Week, Adinda mengusung konsep ready to wear yang berarti pakaian langsung pakai. Ia memadukan berbagai warna seperti merah, jingga, kuning, khaki dan hitam. Karyanya dibandrol dengan rentang harga Rp 500.000 hingga Rp 2.000.000 untuk usia 16-24 tahun.

“Saya mengemas rancangan lebih sederhana dengan mempertimbangkan biaya produksi dan harga dari kain itu sendiri, karena untuk masuk ke pasar kita harus membandingkan dengan pesaing-pesaing kita” Ungkap Adinda.

Kain-kain tenun Sumba juga dibuat dalam motif beragam. Masing-masing motif memiliki arti khusus seperti salah satunya adalah motif kuda, menggambarkan kepahlawanan, keagungan dan kebangsawanan karena kuda adalah simbol harga diri bagi masyarakat Sumba.


Reporter: Annissa Nur Jannah

Redaktur: Fini Auliany



RELATED NEWS

KULINER