Yandex Metrics

Terapi Yoga Ampuh Diberikan untuk Anak Berkebutuhan Khusus

Foto opening MS School di kawasan Tebet, Jakarta Timur yang menawarkan inovasi terapi yoga untuk ABK. (Foto: Hafid/GenPI.co))
Foto opening MS School di kawasan Tebet, Jakarta Timur yang menawarkan inovasi terapi yoga untuk ABK. (Foto: Hafid/GenPI.co))

GenPI.co - Setiap orang tua dengan anak berkebutuhan khusus (ABK) memiliki tanggung jawab lebih. Selain dituntut untuk memiliki kesabaran tinggi, mereka perlu untuk memperhatikan setiap perkembangan sang anak. Pasalnya, ABK cenderung mempunyai emosi yang tak stabil. 

Tak perlu khawatir, untuk melatih anak-anak berkubutuhan khusus, para orang tua dapat menggunakan beragam cara efektif. Salah satu yang sedang diminati sekarang yakni adanya sekolah khusus ABK. Adalah MS School di kawasan Tebet, Jakarta Timur yang menawarkan inovasi terapi yoga untuk ABK.

“Pendekatan terbaik bagi anak berkebutuhan khusus ini melalui pendeketan holistik. Jadi kalau holistik dipikirkan sampai ke innernya di dalam yoga ada latihan pernafasan meditasi ringan yang membantu masalah di dalam tubuhnya," ujar Elsa Savira Pangribuan, kepada GenPI.co di Jakarta Selatan, Kamis (29/11).

BACA JUGA: Kunyit dan 3 Minuman Berikut Bisa Bantu Usir Jerawat

Tujuan utama dari yoga, lanjut Elsa adalah  melatih pernafasan yang akan membantu anak-anak berkebutuhan khusus untuk lebih fokus. Menurutnya yoga juga bermanfaat bagi anak-anak yang memiliki gangguan masalah sensorik dan juga masalah bicara.

loading...

“Secara umum, pendekatan yoga untuk anak berkebutuhan khusus sendiri lebih disarankan bagi anak-anak yang sudah memiliki kecenderungan untuk melakukan self harm atau melukai diri sendiri,” lanjut Elsa.

Untuk gerakan yoga secara umum hampir sama dengan metode pada umumnya. Namun, manfaat bagi anak berkebutuhan khusus ini lebih membuat mereka bisa melatih fokus dan berbicara.

"Biasanya, di kelas melakukan pendekatannya dengan cara diajak menyanyi terlebih dulu supaya mereka bisa menyesuaikan suasana di kelas. Walaupun, mereka suka tantrum tapi itu adalah hal yang biasa," tuturnya.


Reporter : Hafid Arsyid

Redaktur : Paskalis Yuri Alfred

BERITA LAINNYA

TANYA AHLI

Berita Tentang Before After Terbaru dan Terkini Hari ini


PARENTING