Serunya Berkeliling Gorontalo Dengan Transportasi Andalan

Bentor atau becak motor menjadi transportasi umum masyarakat
Bentor atau becak motor menjadi transportasi umum masyarakat

Berlibur ke Gorontalo belum lengkap rasanya kalau belum mencoba transportasi andalan yang masih sering digunakan oleh masyarakat Gorontalo, yakni becak motor atau lebih dikenal dengan bentor. Desain yang berbeda dari becak biasanya, dengan ditambah warna-warni cat yang menempel di badan bentor menambah keunikan tersendiri bagi para penumpang yang penasaran ingin menaikinya atau sekedar ingin berfoto selfie.

Bentor sendiri awal mulanya dibuat sekitar awal 1990an. Motor yang biasa dipakai yaitu motor bebek 110-125 cc namun ada juga yang menggunakan skutik atau motor matic. Motor biasa yang dimodifikasi agar bisa memuat 2 sampai 3 orang ini pun bentuknya tak biasa,memiliki atap yang lebar supaya penumpang tidak kepanasan atau kehuujanan. Roda asli dari motor tersebut pada bagian depan dicopot kemudian dibuat menjadi roda tiga agar mampu menahan muatan penumpang yang posisinya ada di depan pengemudi.

                                               Serunya Berkeliling Gorontalo Dengan Transportasi Andalan

" Sekarang sih udah gampang banget dapetin bentor untuk keliling kemana mana, karena udah banyak dan juga jam operasionalnya bisa 24 jam" Ujar Edwin Syid supir becak motor kepada tim GenPi, Minggu (21/10/2018). Keunikan lainnya terlihat ketika para pemiliknya menamai bentornya dengan nama-nama nyeleneh,seperti motor Ducati atau Ninja ada juga yang menamainya seperti nama orang misalkan Zainal, Wolter,Paijo dan yang lainnya.

Baca Juga : Pembukaan Gorontalo Karnaval 2018, Puluhan Siswi Ikut Menari

Tak perlu khawatir untuk tarif harga yang ditawarkan untuk sekali naik bentor, cukup relatif terjangkau dan pastinya jauh dekat pun untuk harganya sama.

" Untuk tarif ramah di kantong yaa, kalau dekat Rp 4.000 lalu untuk jarak jauh tergantung nego sama abangnya sih yang pasti lebih ekonomis " Ujar Thalia Tamanduk penumpang asal Manado



Reporter : Asahi Asry Larasati

Redaktur : Landy Primasiwi

RELATED NEWS