Kisah di Balik Pesona Keindahan Danau Kaolin, Belitung

Berbicara tentang Bangka Belitung, pasti terbayang dengan banyaknya pesona pantai-pantai yang indah dan alami. Nah, kali ini Genpi.co akan membicarakan tentang wisata alam di Belitung salah satunya Pesona Danau Kaolin Belitung.

Meskipun tempat ini hanya kawasan bekas tambang, namun ternyata di lokasi ini mempunyai daya tarik wisata yang wajib di kunjungi saat ke Belitung. Banyak para wisatawan yang menyempatkan untuk berkunjung ke tempat ini walaupun hanya sebentar.  

Salah satu Traveller yang mengunjungi wisata Danau Kaolin Belitung ialah Teguh Prasetyo, lelaki muda berusia 25 tahun dan berasal dari Jakarta ini, mengaku sangat mengagumi pesona alam yang dihadirkan dari Danau tersebut.

“ Ini sih salah satu destinasi wajib saat berkunjung ke Pulau Belitung yakni Danau Kaolin ini. Warna biru airnya dengan pasirnya laksana berada di Iceland. Sangat indah banget ” Ungkapnya,Senin (5/11).

Danau yang terletak di Desa Air Raya Tanjung Pandan, Belitung, Provinsi Bangka Belitung. Lokasinya dekat dengan bandara Hanandjoeddin ini, membuat objek wisata Belitung yang satu ini menjadi sering di kunjungi untuk sekedar menikmati Danau Kaolin ini.

“ Untuk lokasi Danau Kaolin sendiri tak sulit karena letaknya persis di pinggir jalan. Dan tiap hari selalu ramai pengunjung yang datang ke sini.” Lanjut pria yang mengaku menyukai hobi jalan-jalan dan mengeksplore keindahan Indonesia.

Alkisah, Danau Kaolin juga merupakan salah satu saksi bisu nya kekayaan tambang Belitung. Danau yang terbentuk karena bekas penggalian kaolin ini akibat dari eksploitasi yang dilakukan sebelumnya. Jadilah terbentuknya sebuah danau yang berasal dari air yang terkumpul dalam sebuah ceruk yang ada disana.

Apabila dilihat sekilas danau ini memang mirip dengan kawah putih yang ada di Bandung Ciwidey. Kalau di kawah putih memiliki air yang panas dan juga terhirup aroma belerang yang menyengat,tetapi berbeda hal nya dengan di Danau Kaolin ini.

Keindahan di Danau Kaolin ini memang sungguh menakjubkan, adanya air yang tertampung dan memiliki warna biru tosca yang sangat jernih. Dan sekilas juga terdapat hamparan tanah bekas galian yang tertumpuk di sekitar dan menyerupai punggung seekor ular besar. Tak hanya itu warna putih Kaolin juga menjadi keindahan tersendiri yang menarik utuk dinikmati dan dijadikan latar untuk berfoto.

“ Apabila ingin berfoto disini harus berhati-hati dan jangan sampai menginjak pasir karena kedalaman danau bekas tambang ini sangat dalam, makanya perusahaan ini membuat pagar kayu mengelilingi danau sehingga tak bisa turun kebawah.” Tutupnya.

Untuk mengunjungi Danau Kaolin tidak dipungut biaya alias Gratis. Meskipun begitu, di sisi danau ini diberikan pembatas agar pengunjung berhati-hati dan tidak memasuki dan turun ke area danau. 

Penasaran kan dengan keindahan Danau Kaolin seperti apa? Yuk, agendakan liburmu untuk menuju kesana.

Reporter: Muhammad Saddam Argadikusuma

Redaktur: Landy Primasiwi



RELATED NEWS

KULINER

My Trip Story

Oleh:
Anggi Agustiani
Reporter