Rapa'i Diharapkan Bisa Mendunia

Kementrian Pariwisata (Kemenpar) punya harapan besar atas terselenggaranya Aceh Internasional Rapa’i Festival 2018. Rapa’i diharapkan bisa mendunia, layaknya tari Saman atau Tari Ratoh Jaroe yang booming selepas dipertaskan pada pembukaan Asian Games 2018. 

Hal itu disampaikan Tazbir yang jadi perwakilan Kemenpar dalam pembukaan Aceh Internasional Rapa’i Festival 2018 di Stadion Tunas Bangsa, Kota Lhoksemauwe, Senin (5/11).  

“Aceh Internasional Rapa’i Festival 2018 ini acara penting untuk pariwisata Lhokseumawe dan khususnya Aceh. Atas nama Kemenpar  selamat atas terselenggaranya yang pertama kali. Pariwisata juga jadi prioritas disini, oleh karena itu kami sangat apresiasi,” ungkap Tazbir.

Lebih lanjut, Tazbir juga menyampaikan jika Kemenpar berharap masyarakat di Aceh bisa terus menjaga semua warisan budaya yang begitu banyak di Negeri Serambi Mekah. Jangan sampai, budaya dan kesenian yang begitu beragam di Aceh malah mati di daerah sendiri. 

“Kalau sudah mendunia dan banyak dipelajari oleh masyarakat luar, jangan sampai di Aceh sendiri kebudayaan-kebudayaannya malah hilang,” papar Tazbir.

Aceh Internasional Rapa’i Festival 2018 yang berlangsung 4-7 November, memang diikuti oleh peserta dari dalam dan luar negeri. Dari dalam negeri diantaranya DKI Jakarta, Riau, dan Sumatera Barat. Adapun dari mancanegara, seperti India, Malaysia, dan Thailand. 

“Ini kali pertama saya datang kesini. Melihat langsung bagaimana budaya disini. Terimakasih kepada duta Lhoeksemawe yang telah mengundang kami kesini. Di mana kami bisa melihat langsung beragam budaya dan kesenian di Aceh,” tutur Razak Razlan Nurdin, salah satu peserta Aceh Internasional Rapa’i Festival 2018 asal Malaysia. 

Pada acara pembukaan, dua kontestan asal Jakarta dan Malaysia menjadi dua penampil pertama di Aceh Internasional Rapa’i Festival 2018. Sebelum keduanya tampil, penonton yang memadati Stadion Tunas Bangsa, juga disuguhi pertunjukan Kolosal Rapa’i U-2 atau Rapa’i Meusyuhu.

Acara pembukaan yang berlangsung hingga larut malam itu pun semakin syahdu dengan guyuran hujan yang cukup lebat di Kota Lhokseumawe. Event yang masih berjalan hingga 7 Novemver itu, masih akan disuguhi oleh penampilan dari kontestan mancanegara asal Thailand dan juga India.

Redaktur: Paskalis Yuri Alfred P



RELATED NEWS

KULINER

My Trip Story

Oleh:
Anggi Agustiani
Reporter