Toraja, Situs Besar Eksotis Wisata Budaya

Makam di dinding batu di Toraja. (Foto: Nur M Achmad/GenPI)
Makam di dinding batu di Toraja. (Foto: Nur M Achmad/GenPI)

Situs besar wisata budaya dimiliki oleh Toraja, Sulawesi Selatan. Nature, culture, heritage, dan kuliner destinasi ini otentik semuanya. Dengan pesonanya, kawasan ini menjadi magnet penarik kunjungan wisman potensial. Mayoritas wisman pun datang dari Benua Biru Eropa.

Eksplorasi besar Negeri Para Daeng dilakukan melalui program farmtrip Kemenpar, 7-10 November 2018. Pesertanya berasal dari Indonesia Tourism Table Top (ITTT) Sales Mission Makassar for Tawau, Sabah, Malaysia. Mereka terdiri dari TA/TO dan media Negeri Jiran. Ekplorasi ini diawali dari Desa Adat Ke’te Kesu. Spot ini berada di Pantanakan Lolo, Kecamatan Kesu, Toraja Utara.

Ke’te Kesu merupkan rujukan terbaik bagi wisman. Eksotisme kawasan ini bisa dilihat dari kunjungan wismannya. Sepanjang Oktober 2018, destinasi ini dikunjungi oleh 784 wisman. Kunjungan terbesar pun dilakukan wisatawan Prancis dengan 215 orang, lalu 112 orang paspor Jerman. Spanyol berada di strip berikutnya dengan 84 nama. Untuk kunjungan wisnus mencapai 5.418 orang.

“Toraja ini memiliki market utama Eropa. Ini menjadi bukti betapa menariknya Toraja. Ada banyak spot yang bisa dikunjungi, seperti Ke’te Kesu. Meski demikian, potensi ASEAN harus dioptimalkan. Untuk itu, kami mengajak peserta dari Tawau menikmati farmtrip di sini,” ungkap Kepala Bidang Pemasaran Area III Asdep Pengembangan Pemasaran I Regional II Kemenpar Sapto Haryono, Jumat (9/11).

RELATED NEWS