Akan Terjadi Gerakan Besar, Jika Pak Jokowi Paksakan Omnibus Law

Presiden KSPI Said Iqbal (kanan). (Foto M Fathra N.I/JPNN.com)
Presiden KSPI Said Iqbal (kanan). (Foto M Fathra N.I/JPNN.com)

GenPI.co - Presiden Joko Widodo (Jokowi) diingatkan, agar tidak memaksakan kehendak meloloskan RUU Omnibus Law Cipta Lapangan Kerja tanpa memperhatikan apsirasi buruh.

Hal tersebut diungkapkan oleh Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal.

BACA JUGA: Erick Thohir Blak-blakan Puji Ahok: Realitas yang Terbaik

Said mengatakan pesan ini usai berdialog dan menyampaikan apsirasi buruh yang menggelar aksi demonstrasi di depan Gedung DPR, kepada Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad dan perwakilan komisi IX DPR, Senin (20/1).

BACA JUGAPrabowo Jadi King Maker? 2024 Usung Puan Maharani-Sandiaga Uno

ADVERTISEMENT

"Tentu kami berharap Presiden Jokowi juga tidak memaksakan kehendaknya, bila aspirasi buruh ini akan disalurkan melalui DPR," ungkap Said Iqbal di Kompleks Parlemen.

Sejumlah hal yang ditolak buruh di RUU Omnibus Law Cipta Lapangan Kerja antara lain pengaturan upah per jam yang berpotensi menghapus upah minimum, pemberian tunjangan PHK 6 bulan dikhawatirkan menghapus sistem pesangon.

BACA JUGA: Bukan Sandiaga Uno, Ini 2 Tokoh yang Bisa Jadi Penerus Jokowi


Redaktur : Tommy Ardyan

loading...

BERITA LAINNYA

Berita Tentang Anak Emas Terbaru dan Terkini Hari ini


PARENTING