Berita Top 5: Stafsus Ganteng Meski Kebanjiran, Penangkal Corona

Adamas Belva Syah Devara. (Foto: Instagram belvadevara)
Adamas Belva Syah Devara. (Foto: Instagram belvadevara)

GenPI.co - Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Bima Haria Wibisana mengaku pesimistis, penyelesaian masalah honorer K2 akan tuntas di 2023.

Hal tersebut diungkapkan Bima, mengingat prosesnya yang berliku-liku dan berbelit-belit.

"Saya rasa masalah honorer K2 enggak akan tuntas sampai 2023. Ini akan loncat ke tahun berikutnya," beber Bima kepada JPNN.com, Selasa (25/2).

Menurut Bima, panjangnya proses penyelesaian honorer K2 lantaran menyangkut lintas instansi, baik pusat dan daerah.

Karena, ada sebagian kepala daerah tidak mau mengangkat honorer K2.

loading...

Namun, banyak juga yang mau angkat karena didorong DPRD.

"Jadi memang masa transisi sesuai PP Manajemen PPPK (pegawal pemerintah dengan perjanjian kerja) yang ditenggat 2023 tidak akan selesai," ungkapnya.

Oleh karena itu, melihat panjangnya proses penyelesaian honorer K2, Bima menambahkan, akan sulit bila DPR RI malah menambah yang non-kategori masuk barisan yang harus diangkat menjadi ASN.

BACA JUGA: Nasib Honorer K2 Masih Suram, Kepala BKN Pesimistis...


Redaktur : Ragil Ugeng

BERITA LAINNYA

TANYA AHLI

Berita Tentang Before After Terbaru dan Terkini Hari ini


PARENTING