Wow, Bangkai Bus Damri Disulap Jadi Hotel

Bus Damri yang disulap jadi hotel siap meluncur
Bus Damri yang disulap jadi hotel siap meluncur

Jika Anda bosan untuk menentukan tempat wisata yang itu-itu saja, maka sebentar lagi anda bisa merasakan salah satu hotel unik yang terbuat dari bangkai bus yang sudah tidak terpakai. Hotel ini bernama Damri Campersite Bus yang dikelola oleh Perum Damri.

Namun, Anda harus sedikit bersabar karena hotel bus ini baru hanya satu unit dan dibuat hanya sebagai percontohan. Tentunya hotel bus ini akan memberikan pengalaman yang berbeda untuk Anda, fasilitasnya pun disesuaikan dengan sebuah hotel.

Interior asli pada bus dibongkar dan diubah menjadi sebuah ruangan yang nyaman. Setidaknya bus ini akan memiliki dua kamar dengan satu king size beda dan dua single bed di dalamnya. Dibutuhkan biaya sebesar Rp300 juta untuk membangun satu unit hotel bus ini. 

Hal ini pun dibenarkan oleh, Head of Asset Management and Property Development, Dipowirawan. Menurutnya proyek ini sedang dikembangkan dan rencananya ada sekira 70 bus yang bakal diubah menjadi hotel yang unik.

“Nantinya kami akan membangun sekira 70 hotel bus. Saat ini sudah ada satu bus yang sudah dijadikan hotel. Namun, itu hanya sebagai contoh dan bukan beroperasi untuk pengunjung. Investasinya cukup besar, yaitu sekira Rp300 juta per unit,” tutur Dipo, di acara FGD Nomadic Tourism 2018 di Shangri-la Hotel, Rabu (5/12/2018).

Dipo pun menjelaskan bahwa hotel bus ini akan di tempatkan di Kepulauan Bangka Belitung dan mengambil konsep family suite. Bus yang digunakan sebagai hotel ini pun bukan sembarangan. Perum Damri menggunakan bangkai bis berukuran besar untuk dijadikan hotel.

“Ukuran busnya kita pakai yang terbesar berukuran lebar tiga meter. Bannya nanti di cor dalam tanah sehingga kokoh. Ruangannya juga pastinya besar karena menggunakan bus berukuran paling besar. Lokasi hotelnya nanti di Bangka Belitung, berdekatan dengan Hotel Shantika,” tambahnya.

Dipo pun menjelaskan bahwa hotel bus ini merupakan salah satu program yang dapat membantu Kementerian Pariwisata untuk menciptakan objek wisata bertajuk Nomadic Tourism. Sebagaimana diketahui, nomadic Tourism adalah gaya berwisata baru, di mana wisatawan dapat menetap dalam kurun waktu tertentu di suatu destinasi wisata.

“Kami membangun hotel bus ini untuk menciptakan pasar. Selain itu kami akan tetap fokus di sarana transportasi dan juga membangun bisnis yang telah ada. Diharapkan hotel bus ini dapat meningkatkan destinasi pariwisata Indonesia yang sebagian besarnya dihuni oleh generasi milenial,” tutupnya.


Redaktur: Cahaya



RELATED NEWS