Fenomena Unik di Puncak Semeru, Begini Komentar Sutopo Purwo

Caption kocak Sutopo Purwo Nugroho terhadap fenomena di Puncak Semeru. (Foto: Instagram/@sutopopurwo)
Caption kocak Sutopo Purwo Nugroho terhadap fenomena di Puncak Semeru. (Foto: Instagram/@sutopopurwo)

Warga Kabupaten Lumajang, dihebohkan dengan fenomena Gunung Semeru yang tampak bertopi. Puncak gunung itu  diselimuti selaput awan putih berbentuk caping  pada Senin (10/12).

Fenomena ini bukan terjadi untuk pertama kalinya. Gunung Sumbing, baru baru ini terjadi fenomena yang serupa.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Hubungan Masyarakat di BNPB menggunggah foto fenomena di Gunung Semeru itu pada akun Instagramnya, Selasa (11/12).  "Terbulensi menandakan pusaran angin yang kencang. Berbahaya bagi pendaki karena suhu sangat dingin dapat menyebabkan hiportemia bagi pendaki di atas," begitu Sutopo menulis pada bagian caption unggahan tersebut.

Tapi bukan Sutopo Prwo Nugroho namanya kalau tak menyelipkan guyonan konyol pada setiap unggahannya. Fenomena di Gunung Semeru itu tak luput dari keisengannya.

"Coba alam nan indah ini dimanfaatkan untuk foto prawedding , mengabdikan masa indah saat mengikat cinta saat pelaminan . Alangkah indahnya, hatimu akan selalu akan terayomi laksa awan lentikular itu,” tulisnya.

ADVERTISEMENT

Tak puas sampai di situ, ia terus mengeluarkan guyonannya. “Meski cintamu ada turbulensi. Daripada foto prawedding disemak belukar, rawan digigit ular, lebih baik memanfaat alam yang liar ini tapi penuh pesona," demikian canda pria periang itu.

Caping yang menudungi gunung Semeru ini dikenal dengan nama awan Lenticular. Awan terbentuk dari hasil pergerakan angin yang menabrak dinding penghalang besar, seperti pegunungan yang akhirnya menimbulkan pusaran pada titik tertinggi gunung.  


loading...

BERITA LAINNYA

Berita Tentang Special Needs Terbaru dan Terkini Hari ini


PARENTING