Lilin di Bangku Umat, Misa Paskah di Katedral Jakarta Penuh Haru

Misa malam Paskah di Gereja katedral Jakarta dipimpin oleh Uskup Agung Mgr. Igantius Suharyo. (Foto: Alfred/GenPI.co)
Misa malam Paskah di Gereja katedral Jakarta dipimpin oleh Uskup Agung Mgr. Igantius Suharyo. (Foto: Alfred/GenPI.co)

GenPI.co - Perayaan Misa Malam Paskah di Gereja katedral Jakarta disiarkan langsung oleh TVRI pada Sabtu (11/4) petang pukul 17.00WIB. Dipimpin langsung oleh Uskup Agung Jakarta Mgr Kardinal Ignatius Suharyo, misa tersebut berlangsung tanpa kehadiran umat.

Ada yang unik dalam misa yang hanya berlangsung kurang lebih 48 menit itu. Panitia memasang lilin di bangku-bangku yang bisanya digunakan umat untuk duduk. Kelap kelip nyala ratusan lilin itu membangkitkan suasana syahdu dan haru yang kuat.

BACA JUGA: Tanpa Umat, Misa Jumat Agung di Katedral Jakarta Tetap Bermakna

Dalam kotbah singkatnya, Mgr Ignatius Suharyo mengucapkankan Selamat Paskah pada seluruh umat Kristiani di manapun. Ia berdoa agar semua yang merayakan Paskah dianugerahi buah-buah kebangkitan-Nya.

Pada salah satu bagian kotbah itu, Mgr Suharyo mengungkapkan sebuah doa profasi untuk Tanah Air. Di dalam doa tersebut ada ungkapan rasa syukur terhadap peristiwa-peristiwa menentukan pada sejarah bangsa Indonesia yang seharusnya menjadi ingatan bersama.

ADVERTISEMENT

“Peristiwa-peristiwa itu disyukuri sebagai karya agung Allah,” ujarnya.

Mgr. Suharyo melanjutkan,  peristiwa sejarah yang disyukuri dalam doa profasi itu adalah kebangkitan nasional, sumpah pemuda, proklamasi kemerdekaan, dan Pancasila. Semuanya menjadi  tonggak yang menentukan sejarah bangsa. Itu adalah ingatan bersama kita yang mesti terus dijaga. 

“Menurut bahasa iman kita, inilah Paskah-paskah besar dalam sejarah bangsa kita,” urainya.


loading...

BERITA LAINNYA

Berita Tentang Baca Buku Terbaru dan Terkini Hari ini


PARENTING