Angka Positif Corona di Jatim Naik, Pemicunya Ternyata…

Petugas melakukan pemeriksaan cepat COVID-19 di Polrestabes Surabaya. (ANTARA Jatim/ Didik Suhartono)
Petugas melakukan pemeriksaan cepat COVID-19 di Polrestabes Surabaya. (ANTARA Jatim/ Didik Suhartono)

GenPI.co - Angka positif virus corona di Jatim terus naik. Angkanya seperti sulit melandai meski PSBB sudah diberlakukan secara ketat. Lantas apa yang membuat angkanya tidak turun-turun?

Gugus Tugas Penanganan dan Percepatan COVID-19 hingga Minggu, 31 Mei 2020 memang mencatat ada penambahan kasus positif Corona COVID-19 sebanyak 700 kasus. 

Dari data yang ada, penambahan kasus terbanyak ada di Jawa Timur sebanyak 199 kasus. Angkanya hampir 30% dari penambahan kasus nasional. Total, Jawa Timur mencatatkan kasus positif di Jawa Timur tercatat sebanyak 4.857 kasus. 

Jawa Timur langsung menjadi zona merah pandemi corona. Presiden Joko Widodo sampai memerintahkan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto dan Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Doni Monardo untuk menangani masalah ini. 

“Berikan dukungan penuh untuk Jawa Timur, terutama terkait kesiapan rumah sakit daruratnya,” kata Jokowi saat konferensi video di Istana Merdeka, Jakarta..

ADVERTISEMENT

BACA JUGA: Juni Sangat Bersahabat dengan Leo, Hoki dan Rezekinya Maksimal

Ketua Satgas Kuratif Penanganan COVID-19 Jatim, dr Joni Wahyuhadi memprediksi salah satu penyebab kasus COVID-19 meningkat yakni mobilitas penumpang pesawat terbang.

“Mungkin salah satu penyebab naiknya kasus, kalau kita lihat mobilitas dari penumpang udara yang cukup banyak grafiknya naik terus. Yang datang dan berangkat naik terus sehari bisa 1.400-1.500 (Data dari Bandara Juanda). Walau sudah dilakukan screening, ini bisa menjadi faktor yang menaikkan jumlah kasus di Jatim,” kata Joni.


Redaktur : Agus Purwanto

loading...

BERITA LAINNYA

Berita Tentang Ootd Terbaru dan Terkini Hari ini


PARENTING