Masjid Tuban Malang ini Dibangun oleh Jin?

Masjid Tiban Malang yang berada di sisi bagian depan
Masjid Tiban Malang yang berada di sisi bagian depan

Kabupaten Malang tak henti hentinya menawarkan berbagai pilihan destinasi liburan kepada para wisatawan. Destinasi liburan berkonsep alam, budaya, serta religi pun dengan mudah kita temui di berbagai sudut kabupaten terluas ke-2 di Jawa Timur ini.

Salah satunya adalah wisata religi yang sangat terkenal di kalangan masyarakat Jawa Timur Khususnya dan menjadi bahan perbincangan.

Wisata religi yang menurut mitosnya dibangun oleh para tentara jin dan hanya dapat diselesaikan dalam satu malam itu adalah Masjid Tiban Turen.

Kompleks Masjid agung yang terletak di daerah Turen, Kab.Malang, Jawa Timur. ini sempat menjadi perbincangan masyarakat berkat fenomena atau mitos yang hanya dibangun dalam satu malam.

Cerita yang beredar dari mulut ke mulut masyarakat kita mengatakan masjid ini dibuat oleh para tentara jin serta mampu diselesaikan hanya dalam waktu satu hari.

Dengan mitos yang beredar ini pula banyak masyarakat berbondong-bondong untuk datang kemari mengecek keabsahan dari mitos tersebut.

Seperti alasan dari salah satu mahasiswa di Kota Malang yang penasaran akan masjid ini, Alan Prasetyo, Dulu memang sudah tahu akan mitos masjid ini yang dibangun oleh para jin, makanya rasa penasaran untuk datang apakah ada unsur magis disini. Kabar itupun dibantah oleh salah satu warga yang tinggal di sekitar masjid.

" Dulunya ketika tahapan pembangunan masjid itu memang tertutup, jadi saat dibuka sudah setengah jadi. Warga juga melihat mobil bangunan keluar masuk membawa bahan bangunan,tetapi sepertinya tidak banyak. Sedangkan alat berat memang tidak pernah ada. Tapi tiba-tiba sudah jadi bangunan besar," Terang Sulistyo, salah satu warga Turen.

Masjid ini dibangun gotong royong oleh para santri yang tinggal di salam kompleks pondok pesantren. Menurut sejarahnya masjid ini sudah mulai dibangun sejak tahun  1978 oleh Romo Kiai Haji Ahmad Bahru Mafdlaluddin Shaleh Al-Mahbub Rahmat Alam, atau yang akrab disapa Romo Kiai Ahmad.

Masjid yang sebenarnya adalah Pondok Pesantren Salafiah Bihaaru Bahri Asali Fadlaailir Rahmah berdiri sangat megah diantara deretan perumahan warga di sekitarnya. Masjid ini menawarkan keindahan  arsitektur berkonsep timur tengah dan terdiri dari 10 lantai. Setiap lantai di masjid ini memiliki keunikan dan ciri khas atau tema tersendiri.

Pada lantai 1 terdapat pusat kegiatan santri dan ada beberapa pameran akuarium yang cukup besar dan lokasi penjualan souvenir. Lantai 2 – 6 Anda akan dimanjakan dengan berbagai ukiran-ukiran kaligrafi dan ornamen-ornamen yang bernuansa keemasan dan akan memanjakan mata kamu. Pada Lantai 7-8 disediakan lokasi pusat oleh oleh seperti makanan, peralatan ibadah. Serta sampai di puncak lantai 9-10, kamu akan dimanjakan dengan pemandangan desa nan hijau dan nyaman dari ketinggian.

Tak hanya sampai disitu, di dalam pondok ini juga terdapat mini kebun binatang serta kolam renang.

Memasuki bangunan masjid megah ini, kita akan langsung disambut dengan berbagai ornamen timur tengah dengan dominasi warna biru, putih dan keemasan.

Berbagai ornamen ini tertata dengan sangat rapi dan detail dalam setiap penataannya. Lantai yang terbuat dari marmer juga membuat kesan dingin dan asri ketika kita masuk ke dalam masjid ini.

Akses dan lokasi masjid ini pun dengan mudah kita kunjungi. Berjarak sekitar 1 jam berkendara dari pusat kota Malang menuju arah Turen, kita akan banyak menemui papan petunjuk tentang masjid Tiban ini.

Selain itu, memasuki kawasan Masjid Tiban ini, pengunjung tidak dikenakan biaya tiket masuk dan hanya membayar uang parkir kendaraan bagi pengunjung yang membawa kendaraan pribadi.

Redaktur: Landy Primasiwi

RELATED NEWS

My Trip Story

Oleh:
Mia Kamila
Reporter
Mia Kamila

KULINER