Stories: Share your traveling moment!

Selain Belajar Bahasa, ini Manfaat Travelling Bagi Mahasiswa

Ilustrasi : Mahasiswa yang tengah melakukan travelling bersama.
Ilustrasi : Mahasiswa yang tengah melakukan travelling bersama.

Tak dipungkiri mahasiswa di jaman sekarang cenderung lebih produktif dengan beragam kegiatan, di luar aktivitas perkuliahan. Ada yang memilih kuliah sambil bekerja sampingan atau hanya mengikuti UKM (Unit Kegiatan Mahasiswa) di kampus. Oleh karenanya mereka perlu memiliki satu hari untuk relaksasi agar badan dan pikiran menjadi fresh.

Kegiatan traveling perlu dijadwalkan minimal dua kali dalam sebulan. Hal ini bisa dilakukan sendiri atau bersama teman-teman di kala akhir pekan. Dengan travelling tidak hanya membuat hati terasa menyenangkan, namun juga mengenalkan kepada mereka mengenai tempat baru. Di samping itu, travelling juga memiliki 4 manfaat lainnya seperti dilansir dari accreditedschoolsonline.org, Sabtu (12/1). Apa saja itu?

1. Mengalami Budaya yang Baru

Terkadang mahasiswa terlalu nyaman dengan apa yang dilihat sehari-hari karena sudah menjadi suatu kebiasaan. Tapi, melihat hal atau budaya yang baru bisa menyediakan pandangan yang lebih luas. Melalui traveling, mahasiswa bisa menyaksikan bahkan mengambil bagian untuk turut merasakan budaya baru, mulai dari kuliner hingga tradisi liburan.

2. Belajar Bahasa Baru

Traveling bisa menjadi sarana untuk belajar bahasa baru, sebab berbaur dengan orang berbahasa daerah setempat, merupakan cara terbaik untuk belajar. Apalagi ketika mahasiswa tinggal di negara atau daerah tersebut dalam waktu yang lama, semakin besar pula kosakata baru yang ia pelajari.

Baca Juga : 5 Makanan Bantu Stamina Fit Saat Travelling di Musim Hujan

3. Mengetahui Perspektif yang Berbeda

Ninad Sharma, presiden International Volunteer Travel Association, melalui laman tersebut mengatakan bahwa 'semakin luas kita melihat dunia, semakin paham kita tahu bagaimana cara kerjanya'. Bila mahasiswa tidak traveling, katanya akan terlalu terbiasa melihat bagaimana suatu hal bekerja. Dengan traveling, mahasiswa akan mampu untuk keluar dari zona nyaman.

4. Membangun Kepercayaan Diri

Mengenal cara baru di tempat yang dikunjungi bisa membangun kepercayaan diri mahasiswa. Contohnya, mempelajari peta kereta bawah tanah atau cara memesan makanan di negara yang berbeda. Niscaya, rasa ragu dan tidak nyaman dalam diri mahasiswa perlahan menghilang karena mereka bisa mempelajari hal-hal baru tersebut secara mandiri. 


Reporter: Hafid Arsyid

Redaktur: Landy Primasiwi



RELATED NEWS