Pakar Keamanan Siber Pastikan 91 Juta Data Akun Tokopedia Bocor

Pakar keamanan siber dari CISSReC DR Pratama Persadha. Foto: Antara
Pakar keamanan siber dari CISSReC DR Pratama Persadha. Foto: Antara

GenPI.co - Pakar keamanan siber dari CISSReC DR Pratama Persadha, mengatakan masyarakat harus waspada dengan kebocoran 91 juta data pengguna Tokopedia karena sangat memungkinkan penyalahgunaan untuk menipu, misalnya telemarketing palsu.

"Yang paling berbahaya mengaku dari Tokopedia menelepon calon korban. Karena nama, email (surat elektronik), dan nomor seluler jelas valid, memudahkan para penipu meminta sejumlah uang mengaku dari pihak mana pun, termasuk Tokopedia," kata Pratama, Minggu (5/7).

BACA JUGA: Soeharto, Habibie, Gus Dur, Megawati dan SBY Membudayakan Batik

Ditambah lagi, lanjut Pratama, bila para pelaku jago cracking hash, password (kata sandi) bisa diketahui, selanjutnya bisa terjadi pengambilalihan akun. 

Setelah mengetahui akun, mereka menghubungi calon korban dengan menawarkan layanan dan produk melalui telepon (telemarketing).

loading...

Ia menekankan, kalau hal ini terus-menerus terjadi di mana perlindungan keamanan siber bagi masyarakat? Karena pada saat yang sama penyelenggara sistem transaksi elektronik juga sulit dimintai tanggung jawab.

Ketika ditelusuri, menurut Pratama, link tersebut bersumber pada salah satu akun bernama @Cellbris di Raidforums yang memang sudah membagikan terlebih dahulu pada hari Jumat (3/7).

"Akun tersebut membagikan secara hampir cuma-cuma di Raidforums yang sebelumnya dia dapatkan dari cara membeli data tersebut di darkweb sebesar 5.000 dolar AS," kata Ketua Lembaga Riset Keamanan Siber dan Komunikasi CISSReC (Communication and Informatian System Security Research Center) ini.


Redaktur : Cahaya

BERITA LAINNYA

TANYA AHLI

Berita Tentang Musikpedia Terbaru dan Terkini Hari ini


PARENTING