Satgas Covid-19: PSBM Bisa Tekan Mobilitas Penduduk di Zona Merah

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof. Wiku Adisasmito. Foto: Sekretariat Presiden
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof. Wiku Adisasmito. Foto: Sekretariat Presiden

GenPI.co - Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof. Wiku Adisasmito menjelaskan, bahwa penerapan Pembatasan Sosial Berskala Mikro (PSBM) dapat menekan pergerakan masyarakat yang berada di zona merah.

Pasalnya, apabila ada kluster atau sekumpulan kasus teridentifikasi pada wilayah-wilayah lebih kecil dari kabupaten/kota, misalnya kecamatan, kelurahan atau RT/RW tertentu, maka itu bisa dilakukan pengendalian langsung.

BACA JUGA: Jokowi Instruksikan Pemda Waspadai Tren Penyebaran Covid-19

Sehingga pada daerah itu tidak terjadi mobilitas penduduk ke daerah lainnya dan penanganannya bisa fokus pada daerah dengan komunitas tersebut. 

Diharapkan di provinsi-provinsi prioritas tersebut bisa dilakukan pengendalian terbaik.

loading...

"Tentu dengan kerja sama seluruh aparat baik dari pemerintah daerah maupun dari Polri dan TNI, sehingga dapat ditangani dengan tuntas," ujar Wiku dalam jumpa pers virtual di Kantor Presiden, Selasa (15/9/2020).

Selain itu, Wiku juga menjelaskan kondisi Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di DKI Jakarta saat ini.

Melihat dalam 5 pekan terakhir, kondisi peta zonasinya berada di zona merah (merah) dan oranye (sedang).


Reporter : Andi Ristanto

Redaktur : Irwina Istiqomah

BERITA LAINNYA

TANYA AHLI

Berita Tentang Musikpedia Terbaru dan Terkini Hari ini


PARENTING