Sederet Penerbit Indonesia Raih Nominasi di London Book Fair 2019

London Book Fair. (Foto: britishcouncil.org )
London Book Fair. (Foto: britishcouncil.org )

London Book Fair (LBF) merilis nominasi penerima penghargaan untuk 17 kategori kepada wakil duta penerbit terbaik, penerbitan inovatif, dan penerbit inovatif di industri buku. Pengumuman tersebut publokasikan di laman resminya pada 14 Februari 2019 lalu.

Sederet penerbit dari Indonesia masuk dalam nominasi tersebut, diantaranya Yayasan Lontar, Educa Studio, dan Mizan. Selain itu, Kelompok Penerbit Gramedia (KPG) juga menempatkan satu wakilnya, Kepustakaan Populer Gramedia (KPG) untuk kategori "The Market Focus Indonesia Children's Young Adult and Education Award".

Direktur London Book Fair, Jacks Thomas, dalam siaran persnya menyatakan bahwa keragaman negara yang menjadi nominasi menunjukkan fakta bahwa industri perbukuan dunia masih tetap kuat dan bertahan, khususnya di era digital saat ini.

“Beragamnya negara masuk nominasi memperlihatkan keragaman talenta dalam industri perbukuan saat ini,” ungkap Thomas.

Menanggapi kabar baik tersebut, Manajer Redaksi dan Produksi Kepustakaan Populer Gramedia (KPG) Pax Benedanto menyatakan rasa syukur, meski baginya kemenangan bukanlah yang utama.

loading...

"Semoga karya yang dibuat dan keluar dari hati ini bisa berguna. Itu yang terpenting," tutur Pax.

LBF telah bekerja sama dengan Publishers Association (PA) sejak tahun 2014, dan telah memilih penerbit dari 26 negara masuk dalam nominasi (short list). Pengumuman dan penganugerahan penghargaan akan diadakan pada 12 Maret 2019 di antara rangkaian acara London Book Fair pada 12-14 Maret 2019.


Reporter : Yasserina Rawie

Redaktur : Paskalis Yuri Alfred

BERITA LAINNYA

TANYA AHLI

Berita Tentang Special Needs Terbaru dan Terkini Hari ini


PARENTING