Arak-arakan Timnas U-22 di Jalan Sepi Suporter

Arak-arakan Timnas U-22 di Jalan Sepi Suporter - GenPI.co
Rombongan Timnas Indonesia U-22 masuk ke Istana Negara. (Foto: Mia)

Arak-arakan Timnas Indonesia U-22 dari Hotel Sultan menuju Istana Negara sepi dari suprorter. Pasalnya, banyak masyarakat yang tidak mengetahui jadwal arak-arakan tesebut.

Berdasarkan pantauan, sedikit sekali masyarakat yang menyambut perjalanan Timnas Indonesia U-22 yang dimulai pada pukul 08.00 WIB tersebut. Ruas jalan Jalan Sudirman, Jalan Gatot Subroto, Jalan Gerbang Pemuda, dan Jalan M.H. thamrin hingga Istana Negara sengaja dikosongkan pihak keamanan agar bus skuat Merah Putih terhidar macet.

Di sisi lain, masyarakat yang menggunakan kendaraan roda empat dan roda dua harus rela menunggu bus Timnas Indonesia U-22 lewat dan terjebak kemacetan pada sejumlah titik jalan tersebut.

Baca juga: Juara Piala AFF U-22, Timnas Diguyur Bonus Rp 2,1 Miliar

Sangat disayangkan agenda arak-arakan berlangsung pada hari kerja. Selain akan menyebabkan kemacetan di sejumlah titik, acara arak-arakan dinilai kurang meriah, pasalnya sepanjang jalan jarang terlihat masyarakat yang menyambut acara tersebut. Hanya orang-orang yang sedang kebetulan melintas saja yang tahu ada acara tersebut.

“Saya tahu timnas menang, tapi nggak tahu kalau diarak begini, ini kebetulan melintas saja kalau tidak ya tidak tahu,” kata Yono salah satu pegawai swasta yang melintas di jalan Juanda.

Sesmenpora Gatot S. Dewa Broto angkat bicara mengenai sedikitnya suporter yang menyambut Timnas Indonesia U-22. Menurutnya arak-arakan Timnas U-22 ini bersifat spontanitas. 

"Ya itu spontanitas ya, jadi kalau ada suporter yang hadir di beberapa akses jalan itu adalah spontanitas. Sama seperti tadi malam (27/2), tadi malam itu ketika Pak Imam keluar dari dalam Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta, beliau disambut suporter. Demikian juga pemain timnas keluar juga disambut suporter," kata Gatot kepada para awak media, Kamis (28/2).

Berita Selanjutnya

GenPI.co Nusantara

Jatim Jogja Bali Banten