Pemerintah Harus Serius Kelola Pariwisata di Sabang

Wisata bahari di Pulau Weh. (Foto: katalogwisata.com)
Wisata bahari di Pulau Weh. (Foto: katalogwisata.com)

Pemangku kepentingan di tingkat provinsi Aceh maupun pemda Sabang disarankan supaya memperhatikan pengelolaan destinasi wisata. Itu  untuk meningkatkan berbagai aktifitas pelacong  di destinasi wisata yang ada di Pulau Weh, Kota Sabang, Aceh.

Hal tersebut diungkapkan oleh Sekretaris ASITA Aceh, Totok Julianto Kamis (24/3). Ia menambahkan, kalau yang mengelola destinasi wisata di Sabang tidak membenahi, dan tidak upgrade, dikhawatirkan menimbulkan efek jera bagi wisatawan yang berkunjung

ASITA Aceh meminta terutama kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Sabang serius memperhatikan wisata seperti apa dikembangkan. Khususnya di  di 18 destinasi wisata di Pulau Weh dan pulau-pulau kecil lainnya.

"Kalau wisata air, seperti menyelam, mancing atau 'city tour', kan harus dipetakan dulu. Setelahnya, baru diperhatikan maintenance-nya (pemeliharaannya). Sabang itu kan, kecil," ujarnya.

Ia mengatakan, Pemko Sabang tersebut harus memunculkan gagasan supaya masyarakat setempat mendapat manfaat sebesar-besarnya dengan pembuatan sentra-sentra destinasi di berbagai objek wisata.

loading...

Data Badan Pusat Statistik (BPS) Aceh sepanjang 2018, jumlah penumpang laut di Pelabuhan Balohan Sabang termasuk membawa wisnus dan wisman tercatat 730.307. Angka tersebut meningkat mencapai 15 persen dari 635.344 orang di tahun 2017.

Sedangkan penumpang transportasi udara menggunakan Bandara Maimun Saleh Sabang selama 2018 tercatat 342 orang yang mengalami penurunan 102 orang atau 444 orang sepanjang 2017.

"Lazimnya wisnus itu kan membawa pulang oleh-oleh khas Sabang, tetapi tidak cuma baju. Maka buat sesuatu khas Sabang yang menarik minat wisatawan untuk membeli," imbuhnya dia.


BERITA LAINNYA

TANYA AHLI

Berita Tentang Baca Buku Terbaru dan Terkini Hari ini


PARENTING