Stories: Share your traveling moment!

Konser Musik Malaka 2019 Juga Hadirkan Musik Dangdut

BETUN – Konser Musik Perbatasan Malaka dan Kefamenanu (KMP-MK) 2019 dijamin seru. Karena, menghadirkan sejumlah genre musik. Ada perpaduan rock dan rap ala Bondan Prakoso, atau pop seperti yang aakan dibawakan Maria Vitoria. Dan yang tidak kalah seru adalah hadirnya musik dangdut. Genre terakhir akan dibawakan Orkes Suling Bambu, Jumat (29/3).

Asisten Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I Regional III Kementerian Pariwisata Muh. Ricky Fauziyani mengatakan, Konser Musik Perbatasan di Malaka akan berlansung penuh warna. Event ini digelar 28-29 Maret, di Lapangan Misi Paroki, Betun.

“Konser musik perbatasan tahun ini akan spesial. Selain ada Maria Vitoria dan Bondan Prakoso, event ini juga menggelar pesta dangdut. Para pengunjung bisa bergoyang sampai puas. Ada banyak lagu dangdut yang akan ditampilkan,” ungkap Ricky Fauziyani, Kamis (14/3).

Orkes Suling Bambu memang dikenal sebagai spesialis musik dangdut. Dari musik dangdut klasik hingga kontemporer akan disajikan lengkap. Lengkap dengan dangdut koplo yang saat ini sedang marak. Semuanya ini akan disajikan Orkes Suling Bambu secara semarak.

“Siapapun bsia bergabung di sini. Kami mengundang masyarakat Timor Leste untuk bergoyang bersama. Pasti seru bisa bergoyang bersama pengunjung lintas bangsa. Silahkan bergoyang ria, tapi yang jelas harus tertib. Kami percaya masyarakat di perbatasan ini bisa menjaga ketertibannya dan menghormati satu sama lainnya,” jelas Ricky lagi.

Musik dangdut juga familiar di perbatasan NTT-Timor Leste. Warga Malaka sangat menyukai genre ini. Namun, publik Timor Leste juga suka pop, rock, hip hop, hingga reggae. Menariknya, bintang tamu asal Timor Leste, Maria Vitoria juga menekuni dangdut. Maria pernah mengikuti Dangdut Academy (DA) Asia 2 tahun 2016. Ia melaju hingga Konser 4 Besar.

“Musik dangdut ini digemari oleh berbagai latar belakang dan lintas bangsa. Untuk itu, Orkes Suling Bambu jangan sampai terlewatkan. Selain musik, ada banyak kemeriahan yang ditawarkan oleh Konser Musik Perbatasan 2019,” kata Ricky.

Walau menampilkan banyak genre musik, konser ini tetap memberikan space buat budaya lokal. Ada 3 tarian khas Timor yang disajikan. Ada Tari Tebe, Likurai, dan Bidu. Konser Musik Perbatasan Malaka juga menyajikan bazaar. Nantinya bazaar ini akan diisi beragam craft dan kuliner khas nikmat.

“Masyarakat di perbatasan Malaka-Timor Leste sangat mengapresiasi musik. Kehadiran musik dangdut ini akan menarik. Iramanya yang unik pasti membuat para pengunjung bergoyang. Silahkan mengekplorasi kemriahan KMP-MK 2019. Sebab, event ini menyajikan beragam potensi wisata di Malaka. Semuanya ini tentu menarik,” tegas Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya. (*)

Redaktur: Cholis Faizi Sobari



RELATED NEWS

KULINER

My Trip Story

Oleh:
Anggi Agustiani
Reporter