Stories: Share your traveling moment!

Rumah Adat Minangkabau Harus Dilestarikan

Peresmian manaiki Rumah Gadang Kaum Datuak Sati Suku Koto Dalimo Nagari Supayang, Kecamatan Salimpaung. (Foto: nanda)
Peresmian manaiki Rumah Gadang Kaum Datuak Sati Suku Koto Dalimo Nagari Supayang, Kecamatan Salimpaung. (Foto: nanda)

Genpi.co - Bupati Tanah Datar Irdinansyah Tarmizi menyatakan Rumah Gadang adalah rumah tradisional adat Minangkabau yang berfungsi sebagai tempat bermufakat, dan tempat mewariskan nilai-nilai budaya Minangkabau

“Di Rumah Gadang tempat bersilaturahmi keluarga besar suatu kaum, tempat menyelesaikan perkara adat dari sanalah lahir tokoh-tokoh besar orang Minangkabau,” ujar Bupati Irdinansyah saat peresmian manaiki  Rumah Gadang Kaum Datuak Sati Suku Koto Dalimo Nagari Supayang, Kecamatan Salimpaung, Sabtu (16/3).

Bupati mengatakan begitu pentingnya peran Rumah Gadang hingga dilakukan revitalisasi dengan bekerjasama dengan pihak-pihak yang nantinya dapat mendukung kegiatan tersebut.

Baca juga: Pemkab Tanah Datar Buka Wisata Air di Silabuak

“Terima kasih kepada Dirjen Pendidikan Kebudayaan Republik Indonesia (RI) yang telah membantu berdirinya Rumah Gadang Kaum Datuak Sati Suku Koto Dalimo. Selanjutnya kita berharap bantuan dapat terus diupayakan dari berbagai pihak, mengingat begitu banyaknya Rumah Gadang di Kabupaten Tanah Datar yang masih memerlukan perbaikan,” sebutnya.

Sementara itu, Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno mengatakan berdirinya Rumah Gadang suatu bentuk kepedulian terhadap adat budaya Minangkabau yang juga mengambarkan kepedulian terhadap kehidupan. 

Gubernur berpesan agar budaya menjadi tolak ukur dalam pembentukan karakter masyarakat jangan sampai menirukan budaya luar yang jelas bertentangan dengan budaya asli Minangkabau.

“Hidup tanpa budaya menjadi tak meriah, tak bermakna tetapi hidup dengan budaya hidup menjadi dinamis, beraturan dan penuh keseruan, maka jagalah budaya untuk dijadikan aset kaya yang diturunkan nantinya kegenerasi selanjutnya,” ujarnya. Ia berharap masyarakat Minang harus menjadikan budaya sebagai pengikat diri dan menjadikan budaya sebagai aktuliasai diri.

Sementara tokoh masyarakat Nagari Supayang Khairul Jasmi mengatakan, Rumah Gadang Kaum Datuak Sati direvitalisasi melalui bantuan pemerintah dari Dirjen Kebudayaan, Departemen Pendidikan dan Kebudayaan melalui program revitalisasi desa adat 2018.

"Karena dahulunya rumah gadang adalah sebagai kunci menjalin keakraban ditengah masyarakat. Karena di situ tempat berkumpulnya suatu kaum,"ujarnya. 


Redaktur: Cahaya



RELATED NEWS

KULINER

My Trip Story

Oleh:
Anggi Agustiani
Reporter