Stories: Share your traveling moment!

Mahasiswa Vietnam Juara Travel Writing Competation STP Bali

NUSA DUA – Tulisan karya Nguyen Phuong Hoa asal Vietnam terpilih sebagai jawara dalam ASEAN Travel Writing Competition 2019. Kompetisi ini diinisiasi oleh STP Bali. Tulisan Nguyen mendapat nilai 1485. Disusul oleh Camille Joyce M. Lisay dari Filipina dengan 1437. Sedangkan tempat ketiga diduduki oleh Chan Pichmonyka dari Kamboja, dengan total score 1416.

ASEAN Travel Writing Competition 2019 adalah kompetisi menulis 1500-2000 kata. Pesertanya adalah mahasiswa di Kawasan ASEAN. Kompetisi ini sudah berlangsung sejak 3 Februari 2019. Sekolah Tinggi Pariwisata (STP) Bali sukses besar dalam kegiatan ini. Karena, sambutan peserta sangat luar biasa. Buktinya, tulisan yang datang bukan hanya bdari mahasiswa ASEAN. Ada juga peserta di luar ASEAN. Tak kurang 231 peserta mengikuti kompetisi yang mengangkat bertema "Dream Of Bali" tersebut.  

"Kompetisi ini diselenggarakan oleh mahasiswa Diploma IV Manajemen Bisnis Perjalanan Sekolah Tinggi Pariwisata (STP) Bali bekerjasama dengan PATA Students Champter. Kompetisi ini sangat efektif untuk menjalin networking antar mahasiswa untuk sharing expertise dibidang pariwisata khususnya bidang travel," ujar Ketua STP Nusa Dua Bali Dewa Gede Ngurah Byomantara, Minggu (17/3).

Lomba yang diikuti oleh mahasiswa berusia 18-22 itu, menawarkan hadiah yang menggiurkan. Berupa trip ke Bali 4 hari 3 malam, termasuk tiket pesawat. Tripnya akan dilaksanakan 25-28 Maret nanti. Atau, bertepatan dengan Dies Natalies STP Bali. Pemenang mendapatkan sertifikat, piala, dan medali. Tentunya ini menjadi kebanggan tersendiri bagi para pemenang.

Sebagai dewan juri, ada Dr. Mario Hardy yang berasal dari PATA Headquarter di Bangkok. Serta, Dosen STP Bali Agung Suprastayasa.

"Secara khusus, kompetisi ini menjadi media promosi efektif pariwisata Bali dan Indonesia. Karena sudah barang tentu peserta membayangkan bagaimana pariwisata Bali. Saat di Bali nanti kami akan antarkan ke berbagai atraksi Pariwisata yg ada di Bali sehingga harapan kita mereka akan menulis lebih detail dan akurat pariwisata yg dimiliki oleh Bali. Jadi ini promosi yg efektif dan murah buat Bali dan Indonesia," imbuh Byomantara.

Hal senada juga diungkapkan Menteri Pariwisata Arief Yahya. Dirinya sangat mengapresiasi langkah yang dilakukan STP Bali. Apalagi kompetisi ini menyasar kaum milenial yang merupakan salah satu fokus pasar Kemenpar di 2019.

Karena, saat ini industri pariwisata oleh kaum millenial. Hal ini Inline dengan spirit Presiden Joko widodo yang menyebut millennials adalah masa depan Indonesia. 

"Langkah yang tepat menggandeng kaum millenial. Millennials itu selalu digital, mobile, interactive. Jumlahnya mencapai 50% dari jumlah wisman yang inbound ke Indonesia. Siapa yang menguasai komunitas anak muda, dialah yang berpotensi “winning the future market," ujar Menpar Arief Yahya.(*)

Redaktur: Cholis Faizi Sobari



RELATED NEWS

KULINER

My Trip Story

Oleh:
Anggi Agustiani
Reporter