Belasan Perupa Ikuti Pameran Tiga Zaman Di Banyumas

Salah seorang pengunjung memperhatikan lukisan berjudul "Di Mana Masa Depanku" yang dipamerkan dalam Pameran Seni Rupa "Banyumas Tiga Zaman" di Galeri Seni Kampoeng Maen, Omah Maen Resto. Desa Rempoah, Kecamatan Baturraden, Banyumas, Minggu (31/3/2019). (
Salah seorang pengunjung memperhatikan lukisan berjudul "Di Mana Masa Depanku" yang dipamerkan dalam Pameran Seni Rupa "Banyumas Tiga Zaman" di Galeri Seni Kampoeng Maen, Omah Maen Resto. Desa Rempoah, Kecamatan Baturraden, Banyumas, Minggu (31/3/2019). (

GenPI.co — Sebanyak 18 perupa dari berbagai wilayah di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, mengikuti pameran seni rupa "Banyumas Tiga Zaman”. Pameran ini menampilkan 46 lukisan di Galeri Seni Kampoeng Maen, Kawasan Wisata Baturraden yang berlangsung 31 Maret-30 April 2019. Koordinator Pameran Seni Rupa "Banyumas Tiga Zaman" Nugroho Pandu Sukmono, mengatakan, galeri yang terkenal dengan lukisan pemandangan alam itu menjadi tempat tujuan wisatawan sehingga dikenal dengan istilah "jujugan" (tujuan, red.).

Akan tetapi sekarang, kata dia, keberadaan galeri di Sokaraja sekarang seolah tinggal kenangan karena hanya tersisa beberapa tempat saja. "Oleh karena Baturraden juga menjadi tujuan wisatawan, kami ingin kembali menghidupkan konsep-konsep pada masa itu untuk dialihkan di Galeri Kampoeng Maen," katanya.

Lebih lanjut, dia mengatakan 18 perupa yang mengikuti pameran terdiri atas tiga generasi karena ada yang berusia lebih dari 60 tahun, kelompok usia menengah, dan pemula. 18 perupa itu berasal dari berbagai aliran di antaranya naturalisme, impresionisme, futurisme, dan sebagainya.

Pemilik Omah Maen Resto, Guno Purtopo mengatakan seiring dengan berjalannya waktu, keberadaan galeri di Sokaraja saat sekarang tinggal dua tempat dan terlihat seperti kurang terangkat.

Ia mengharapkan dengan adanya Galeri Seni Kampoeng Maen, semuanya bisa maju bersama. Dengan makin banyak kegiatan seni digelar, maka akan turut meramaikan Banyumas.

loading...

"Pelukis di Banyumas kekurangan ruang untuk memajang dan memamerkan karyanya. Maka nanti dengan adanya Galeri Seni Kampoeng Maen, segala bentuk kesenian Banyumas bisa (digelar) di sini, nanti jadi satu galeri seni dan menjadi satu destinasi wisata baru," katanya. (ANT)


Redaktur : Maulin Nastria

BERITA LAINNYA

TANYA AHLI

Berita Tentang Special Needs Terbaru dan Terkini Hari ini


PARENTING