Notre-Dame Dilalap Api, Wapres Jusuf Kalla Sampaikan Rasa Duka

Api melalap sengaian besar bangunan Gereja katedral Notre Dame yang telah berusia 850 tahun. (Foto: AP News)
Api melalap sengaian besar bangunan Gereja katedral Notre Dame yang telah berusia 850 tahun. (Foto: AP News)

GenPI.co - Peristiwa kebakaran Gereja Katedral Notre-Dame, Paris, Perancis, membangkitkan simpati dunia. Dari dalam negeri,  Wakil Presiden Jusuf Kalla menyampaikan rasa duka untuk masyarakat Prancis dan umat Katolik dunia atas peristiwa yang terjadi  Senin petang (15/4).

"Tentu kita bersimpati dan menyayangkan peristiwa kebakaran itu. Saya juga menyampaikan rasa duka kepada seluruh rakyat Prancis dan juga umat Katolik, mudah-mudahan bisa segera direhabilitasi," kata JK di Kantor Wapres Jakarta, Selasa (16/4)

Jusuf Kalla  berharap Pemerintah Prancis dapat segera melakukan penyelidikan dan ditemukan penyebab dari kebakaran tersebut. Sehingga renovasi terhadap simbol nasional negara tersebut dapat segera dilakukan

Kebakaran yang melanda Gereja Katolik berusia 850 tahun itu mendapat simpati dari masyarakat Prancis. Dalam rekaman video amatir yang beredar di media sosial, warga sekitar tampak bersedih dan menangis melihat bangunan warisan bersejarah dunia itu rubuh dilahap api.

Katedral Notre Dame bukan sekadar situs keagamaan bagi umat Katolik di seluruh dunia. Tempat ibadah berarsitektur gotik tersebut juga merupakan tujuan wisata paling populer di Eropa Barat dan di Prancis, setelah Menara Eiffel.

Presiden Prancis Emmanuel Macron mengatakan akan membangun kembali Katedral Notre-Dame. 

"Katedral Notre-Dame adalah sejarah kami, literatur kami, bagian dari jiwa kami, tempat semua acara besar kami, epidemi kami, perang kami, pembebasan kami, dan pusat kehidupan kami," kata Macron, yang berada di depan ikon bersejarah Paris saat berlangsungnya kebakaran, kepada awak media, Senin (15/4).

Macron juga membuka penggalangan dana internasional untuk renovasi Notre Dame.

"Begitu banyak warga Prancis yang gemetar menyaksikan peristiwa tersebut. Tetapi malam ini, saya juga ingin berbicara tentang harapan. Jadi malam ini dengan sungguh-sungguh saya mengatakan: kami akan membangun kembali katedral bersama-sama," ujar Macron.(ANT)

Redaktur: Paskalis Yuri Alfred P

RELATED NEWS

My Trip Story

Oleh:
Annissa Nur Jannah
Reporter
Annissa Nur Jannah

KULINER