Fakta! Novel Klasik Tapi Mampu Kritisi Gaya Hidup Masyarakat Now

Fakta! Novel Klasik Tapi Mampu Kritisi Gaya Hidup Masyarakat Now - GenPI.co
Novel The Picture of Dorian Gray (foto: Pulina/GenPI)

Sayangnya, Lord Henry kerap mencekoki Dorian dengan perilaku dan pola pikir hedonisme.

BACA JUGAMasih jadi Novel Tersedih, Cinta Sejati vs Pacar Nikahi Pria Lain

Sang aristrokrat juga mendesak Dorian untuk menyadari ketampanannya, dan menghargainya saat masih muda. Sebab, ketampanan itu akan memudar seiring berjalannya waktu.

Dorian pun terpengaruh oleh apa yang dikatakan dan dilakukan oleh Lord Henry. Sang laki-laki tampan itu berubah menjadi pribadi yang narsistik dan suka berfoya-foya.

Namun, seiring berjalannya waktu, semua yang dilakukan oleh Dorian terakumulasi pada potret dirinya. Makin hari, lukisan dirinya kian terlihat tua dan menyedihkan.

Melihat potret dirinya menjadi buruk rupa, Dorian pun kehilangan akal dan akhirnya berusaha untuk menutupi semua hal buruk yang sudah dilakukannya.

Novel terbitan 1891 itu mendeskripsikan dengan baik kehidupan aristrokat Inggris, yang memiliki kecintaan berlebihan pada karya seni dan perilaku hedonisme.

Wilde menggali sisi moralitas dari gaya hidup para aristrokat Inggris, dan sukses menampilkan masalah tersebut sampai ke intinya.

Tonton video ini:

Berita Selanjutnya
Nusantara