Rupiah Ditutup Melemah 12 Poin, Terkoreksi Faktor Eksternal

ILUSTRASI: Lembaran mata uang rupiah dan dolar AS. ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari/am. (Ant)
ILUSTRASI: Lembaran mata uang rupiah dan dolar AS. ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari/am. (Ant)

GenPI.co - Rupiah ditutup melemah 12 poin atau 0,09 persen menjadi Rp14.091 per dolar AS dibanding posisi sebelumnya Rp14.079 per dolar AS.

Pada penutupan Selasa (19/11) Sore, Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta terkoreksi dipicu faktor eksternal terutama terkait perang dagang Amerika Serikat dan China.

BACA JUGA: Bursa Saham Seoul Terkoreksi, Berakhir Melemah 0,34 Persen

Rupiah pada pagi hari dibuka stagnan Rp14.079 per dolar AS. Sepanjang hari, rupiah bergerak di kisaran Rp14.079 per dolar AS hingga pada akhirnya melemah Rp14.091 per dolar AS.

Direktur PT Garuda Berjangka Ibrahim Assuaibi di Jakarta, Selasa, mengatakan, meski Bank Indonesia hari ini telah melakukan intervensi di pasar valas dan obligasi dalam perdagangan Domestic Non Deliverable Forward (DNDF) dan data ekonomi dalam negeri yang positif, tidak serta merta mata uang Garuda kembali menguat.

BACA JUGA: Sentimen Perang Dagang AS-China, IHSG Rawan Terkoreksi

"Pasar kembali fokus terhadap data eksternal yang kurang menguntungkan sehingga wajar kalau rupiah hari ini kembali melemah," ujar Ibrahim.


Ada harapan yang tinggi bahwa Amerika Serikat dan China akan menandatangani apa yang disebut kesepakatan "fase satu" beberapa waktu bulan ini untuk mengurangi perang dagang yang telah berlangsung selama 16 bulan.


Redaktur : Tommy Ardyan

RELATED NEWS

Berita Tentang Kamis Manis Terbaru dan Terkini Hari ini

KULINER