Corona: Perusahaan China Mulai Tak Sanggup Bayar Gaji Karyawan!

Ilustrasi (foto: coreoi)
Ilustrasi (foto: coreoi)

GenPI.co - Semenjak merebak Desember 2019, korban yang terjangkiti virus corona terus bertambah. Korban meninggal sudah lebih dari 2.000 orang, dan seluruhnya ada di China.

Semua pihak menjadi khawatir, apalagi virus ini juga mulai menjangkiti korbannya di negara luar China.

Ternyata kekhawatiran akan penyakit mematikan ini, juga telah menekan bisnis di China.

Seperti halnya dialami seorang karyawan bernama Mark Xia. Setelah liburan Imlek,  rumah produksi video Shanghai tempat dia bekerja menyuruhnya mengambil cuti tiga bulan tanpa bayaran.

Alasannya, bisnis di China lesu karena wabah virus corona.

ADVERTISEMENT

Saat ini, Xia sedang mencari pekerjaan paruh waktu, setelah perusahaan menolak permintaannya untuk membayar setengah dari gaji bulanannya selama penangguhan. Perusahaannya juga tidak memberinya pilihan, selain mengundurkan diri.

"Saya mengerti kondisi arus kas perusahaan yang sedang sulit," kata karyawan berusia 25 tahun tersebut.

Selain Xia, dikabarkan saat ini banyak warga China yang kehilangan pekerjaannya di tengah wabah virus corona yang telah menewaskan lebih dari 2000 orang dan menginfeksi lebih dari 72.000 orang.


Redaktur : Linda Teti Cordina

loading...

BERITA LAINNYA

Berita Tentang Dear Diary Terbaru dan Terkini Hari ini


PARENTING