Pengumuman! Trump Kucurkan Dolar, Emas Ternyata Malah Turun

Logam mulia (foto: international investment)
Logam mulia (foto: international investment)

GenPI.co - Tidak seperti dugaan sebelumnya harga emas ternyata turun, setelah stimulus supergede pemerintah Amerika Serikat disetujui senat dan kalangan DPR. 

Padahal sebelumnya, emas digadang-gadang akan menembus USD 1.700 per troy ounce jika Presiden Donald Trump “sebar” dolar AS pada masyarakat Amerika, di tengah wabah pandemi virus corona (covid-19).

Logam mulia kontrak April di Bursa Comex pada penutupan perdagangan Jumat (27/3/2020) atau Sabtu pagi WIB turun USD 26,2 atau 1,59 persen menjadi USD1.625 per troy ounce.

BACA JUGA: Wabah Covid-19 Buat Perilaku Peritel Berubah Jelang Ramadan

“Rupanya emas bukan malah menguat menuju USD 1.700 per troy ounce, tapi mengalami penurunan,” kata Direktur PT. TRFX Garuda Berjangka, Ibrahim kepada GenPI.co, Sabtu (28/3/2020).

ADVERTISEMENT

Ibrahim mengatakan pasar mengambil aksi untung, dan memilih saat ini menukarkan emasnya dengan uang tunai.

“Pelaku pasar kebanyakan memegang cash dibandingkan emas.  Karena dianggap pelaku pasar, tren penguatan emas karena stimulus AS sudah selesai. Sekarang, pelaku pasar condong pada virus corona yang terjadi di Inggris dan Amerika,” ujar Ibrahim.

Diketahui, Trump telah menandatangani RUU berupa paket stimulus guna memulihkan ekonomi akibat virus corona atau pada Jumat (27/3/2020), besarannya mencapai USD 2 triliun atau Rp 32.000 triliun.


Redaktur : Linda Teti Cordina

loading...

BERITA LAINNYA

Berita Tentang Special Needs Terbaru dan Terkini Hari ini


PARENTING