Gerai Bakpia Rontok, Pemuda ini Malah Sukses Jualan Pempek

Tano, owner Bakpiapia dan Pempek Pakjo, (Foto: doc pribadi)
Tano, owner Bakpiapia dan Pempek Pakjo, (Foto: doc pribadi)

GenPI.co - Pandemi covid-19 ini memaksa   pengusaha UMKM berpikir kreatif untuk mempertahankan usahanya. Seperti halnya Tano Nazoeaggi, pemilik  Bakpiapia. 

Selama pandemi, dia mengaku telah menutup tiga gerai bakpianya. Selain itu, Tano juga juga terpaksa merumahkan karyawannya.

BACA JUGA: Pengusaha Sukses Bertekad Keras, Bikin Warteg Naik Kelas

“Kalau bakpia itu kan cenderung sebagai oleh-oleh dan yang beli wisatawan. Saat covid-19 wisatawan di Jogja nggak ada,” ujarnya saat dihubungi GenPI.co, Rabu (14/10).

Pria 34 tahun ini pun akhirnya memutar otak demi mempertahankan usahanya. Lalu , muncul ide untuk membuat pempek. Tano menceritakan, ibunya merupakan orang Palembang yang pandai membuat pempek.  

loading...

Selain itu, menurut Tano, pempek merupakan jajanan yang bisa dikonsumsi kapan saja. Berbeda dengan bakpia yang cenderung dibeli untuk oleh-oleh.

“Jadi saya kepikiran untuk membuat pempek yang bisa dijual secara online,” lanjutnya. 

Tano pun mencari cara untuk mengemas produk pempeknya yang beri nama Pempek Pakjo. Ia pun memutuskan menggunakan teknik pengemasan vakum yang membuat pempek bisa bertahan lama tanpa bahan pengawet. 


Reporter : Mia Kamila

Redaktur : Paskalis Yuri Alfred

BERITA LAINNYA

TANYA AHLI

Berita Tentang Special Needs Terbaru dan Terkini Hari ini


PARENTING