Dukung Pengembangan UKM di Labuan Bajo, Kemenpar Serahkan KUR

Pemberian KUR kepada UMKM di labuan Bajo merupakan salah satu bentuk pengembangan kawasan tersebut sebagai destinasi wisata prioritas.
Pemberian KUR kepada UMKM di labuan Bajo merupakan salah satu bentuk pengembangan kawasan tersebut sebagai destinasi wisata prioritas.

GenPI.co - Kementerian Pariwisata (Kemenpar) mendukung upaya pengembangan UKM  di sektor pariwisata di Labuan Bajo, NTT. Salah satu upayanya melalui program Kredit Usaha Rakyat (KUR). Acara penyerahan pertama KUR melalui BNI untuk para pelaku usaha di sektor pariwisata di Hotel Ayana, Labuah Bajo, Selasa (26/03).

Menteri Pariwisata  Arief Yahya yang hadir dalam acara penyerahan itu mengatakan,  KUR pariwisata memperkuat modal bagi para pelaku usaha mikro dan kecil di bidang pariwisata.

“Dengan KUR, para pengusaha kecil dan menengah yang bergerak di bidang pariwisata, kami harapkan bisa naik kelas sehingga kegiatan pariwisata dapat menjadi salah satu penggerak ekonomi masyarakat,” kata Arief Yahya.

Kredit dengan suku bunga 7 persen per tahun itu diharapkannya mampu meningkatkan skala usaha dan menjadi solusi masalah pembiayaan bagi UKM pariwisata di Labuan Bajo sebagai salah satu destinasi pariwisata prioritas.

Sampai sekarang sudah ada 44 jenis usaha pariwisata yang bisa mendapatkan KUR. Sebagai sektor unggulan, sampai saat ini terdapat sekitar 8 juta-9 juta pelaku UMKM di bidang pariwisata.

loading...

Sementara itu, oleh CEO Region Denpasar BNI Suhardi Petrus  mengatakan sektor industri pariwisata dan ekonomi kreatif kini juga masuk dalam target pemberian KUR. Hal itu sesuai dengan Permenko Namur 8 Tahun 2018

"Dari tahun 2014, target KUR kami lebih ke sektor kuliner tapi sekarang kami juga mulai menyentuh sektor pariwisata dan industri kreatif,” katanya.

Dia menambahkan potensi UKM di daerah seperti di Labuan Bajo yang layak mendapat KUR terbilang besar.


BERITA LAINNYA

TANYA AHLI

Berita Tentang Baca Buku Terbaru dan Terkini Hari ini


PARENTING